Kompas TV nasional berita kompas tv

Pemilik Arapaima di Sungai Brantas Terancam 10 Tahun Penjara

Minggu, 1 Juli 2018 | 08:45 WIB

Diduga pemilik sengaja melepaskan ikan di Sungai Brantas, di sekitar kawasan Mojokerto dan Sidoarjo.

Warga di sekitar Sungai Brantas, Jawa Timur dalam beberapa pekan ini menemukan ikan Arapaima yang dikenal memiliki habitat di Amerika Selatan.

Arapaima termasuk dalam kategori predator ikan air tawar yang berbahaya bagi fauna akuatik asli Indonesia.

Petugas BKSDA dan pihak terkait telah memeriksa pemilik ikan yang diduga memiliki kolam penangkaran. Hasilnya petugas menemukan 30 ekor ikan arapaima yang telah dipelihara selama 10 tahun.

Editor : Imanuel Gilang Krisjanuar



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:51
LEGENDA SEPAK BOLA BRASIL, RONALDINHO, POSITIF TERINFEKSI KORONA   PM BULGARIA BOYKO BORISOV POSITIF TERINFEKSI KORONA   PEMKOT BEKASI SIAPKAN TENDA PENGUNGSIAN BAGI WARGA YANG TERDAMPAK PUTING BELIUNG   BPBD KOTA BEKASI: 176 RUMAH WARGA RUSAK AKIBAT DITERJANG PUTING BELIUNG, 10 DI ANTARANYA RUSAK BERAT   DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI: UJI EMISI GRATIS BAGI KENDARAAN RODA EMPAT BERBAHAN BAKAR BENSIN DAN SOLAR   DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI JAKARTA AKAN MELAKUKAN UJI EMISI GRATIS UNTUK MOBIL PRIBADI MULAI 3 NOVEMBER 2020   BPBD DKI JAKARTA SEBUT ADA POTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI PETIR DAN ANGIN KENCANG HINGGA 27 OKTOBER 2020   PT KAI DAOP I JAKARTA INGATKAN PENUMPANG KA JARAK JAUH LAKUKAN TES CEPAT KORONA SEHARI SEBELUM JADWAL KEBERANGKATAN   PT KAI DAOP I JAKARTA: ADA PENINGKATAN LAYANAN TES CEPAT KORONA DI STASIUN GAMBIR DAN PASAR SENEN JELANG LIBUR PANJANG   DITLANTAS POLDA METRO JAYA GELAR OPERASI ZEBRA SELAMA 2 PEKAN KE DEPAN HINGGA 8 NOVEMBER 2020   BESOK, BARESKRIM POLRI PERIKSA 8 TERSANGKA KASUS KEBAKARAN GEDUNG KEJAKSAAN AGUNG   IDI: SEJAK MARET-OKTOBER 2020, 253 TENAGA KESEHATAN MENINGGAL AKIBAT TERINFEKSI KORONA   IDI: LEBIH DARI SATU SEMESTER PANDEMI KORONA, ANGKA KEMATIAN TENAGA KESEHATAN SEMAKIN MENGKHAWATIRKAN   DUA TERDAKWA KASUS JIWASRAYA YANG DITUNTUT PENJARA SEUMUR HIDUP JALANI SIDANG PUTUSAN VONIS DI PN JAKARTA PUSAT