Kompas TV kolom catatan jurnalis

Obituari Juni Triyanto, Kawan Kami Pergi di Bulan Baik...

Selasa, 19 April 2022 | 05:03 WIB
obituari-juni-triyanto-kawan-kami-pergi-di-bulan-baik
Korlip KompasTV Juni Triyanto. (Sumber: Facebook Juni Smith)
Penulis : Hariyanto Kurniawan | Editor : Desy Afrianti

HUJAN mengiringi pemakaman kawan kami, Juni Triyanto, Koordinator Liputan KompasTV.

Juni dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur, Senin (18/4/2022) sore.

Hujan seperti mewakili kesedihan kami, korps jurnalis KompasTV sore itu.

Namun begitu, kami dengan tegar mengatakan, "Tuhan memberikan jalan terbaik untuk Juni."

Iya, jalan terbaik. Kami mengatakan itu karena Juni tidak disangka mengidap kanker, penyakit mematikan.

Dokter memvonis Juni mengidap kanker hati stadium akhir dua hari lalu. Sehari berikutnya, keadaannya sudah drop.

"Mas Juni kritis, mohon doanya," kata istri tercinta, Bekti, dalam pesan elektronik pada pagi hari kemarin.

Dua jam berikutnya, tak disangka, Juni memenuhi panggilan Tuhan. "Innalillahi wa innailaihi rajiun."

Kabar mengejutkan itu pun menyeruak di tengah kesibukan KompasTV menyiapkan pemberitaan jelang siang.

Tak berapa lama kabar duka itu pun secara resmi disebar.

"Telah berpulang, rekan, sahabat, saudara kita, Juni Triyanto, pada hari Senin 18 April 2022 di RS Eka Hospital Cibubur pada usia 43 tahun. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menerima amal ibadahnya, mendapat tempat yang mulia di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amin."

Demikian pesan yang disebarkan HR KompasTV kepada seluruh karyawan.

Kurang lebih dua bulan lalu, Juni mendapatkan perawatan di rumah sakit. Juni mengabarkan, dia harus dirawat karena menderita sakit perut.

Juni memang memiliki penyakit asam lambung. Sebagian kawan-kawan di KompasTV telah mengetahui penyakit yang sering menyerangnya. Apalagi rekan sesama koordinator liputan yang sering berinteraksi dengannya.

Hingga beberapa waktu kemudian dokter mendiagnosis adanya sel kanker yang telah menyebar di tubuh pria beranak dua itu.

Namun dokter belum bisa memberikan pengobatan, karena masih melakukan observasi. Sayangnya, Juni tidak sempat menjalani pengobatan, kanker tidak membuatnya bisa bertahan.

Berita duka berpulangnya Juni Triyanto. (Sumber: KompasTV)

Juni Smith, AC Milan dan Robusta

Dari Gedung Green hingga berpindah ke Lantai 6 Menara Kompas, Juni lebih dikenal dengan panggilan Juni Smith, bukan Juni Triyanto.

Ya, Juni Smith. Di akun media sosialnya pun, Juni menyantumkan nama lainnya itu.

Dalam sebuah kesempatan, Juni bertutur alasan dia mengimbuhkan Smith di belakang namanya. Karena dia menyukai The Smiths, band new wave atau post punk asal Manchester, Inggris. Terutama Morissey, vokalisnya.

Warga KompasTV pun sepertinya menyukai keisengan Juni mengotak-atik namanya.

Juni Smith itu milanisti. Fans sepak bola di KompasTV pun tahu, Juni ya milanisti. Sebagai milanisti veteran, darahnya ya merah dan hitam.

Tak ada klub lain yang dia suka. Ya itu, tetap milanisti.

Seperti biasa, para fans klub sepak bola selalu saling mengejek. Tak terkecuali Juni yang sering mendapat ejekan karena AC Milan sudah jarang berprestasi.

Saling ledek klub masing-masing sering dilakukan di balkon kantor. Sambil udud, kopi, dan tertawa.

Bicara kopi, Juni penikmat robusta. Di tasnya yang usang itu, selalu ada bekal bubuk kopi robusta.

Terkadang, di shift malam, dia suka asyik sendiri me-roasting biji kopi sambil meladeni kebutuhan para produser.

Seperti penikmat kopi sebenar-benarnya, Juni juga ngopi tanpa gula. Dia penganut paham, "Mengopi yang bener ya enggak pakai gula."

Saat berkesempatan mengunjunginya pada H-1 Ramadan, Juni bercerita aktivitas ngopinya sempat terhenti karena sakit yang dideritanya. Tapi dia sempat icip-icip kopi favoritnya meski rasanya tak lagi sama.

Mungkin itu secangkir kopi terakhirnya.

Sekarang tentu tak ada lagi aktivitas khas dari Juni. Khususnya di meja korlip sebelah kanan.

Sekarang Juni tentu tidak lagi merasakan sakit lagi. Tak ada lagi kesakitan yang dia tahan di tubuhnya.

Dan sekarang, Juni sudah benar-benar pulang. Pulang ke rumah yang semua orang akan pulang pada waktunya.

Pulang di bulan yang baik, bulan Ramadan. Semoga husnul khatimah.

Jangan lupa robusta di atas sana ya Jun....

 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x