Kompas TV regional peristiwa

DI Yogyakarta Jadi Proyek Kemenpan RB Tuntaskan Angka Kemiskinan

Sabtu, 26 Maret 2022 | 02:30 WIB
di-yogyakarta-jadi-proyek-kemenpan-rb-tuntaskan-angka-kemiskinan
TUGU YOGYAKARTA. Suasana malam di kawasan Tugu Pal Putih atau yang lebih dikenal dengan Tugu Yogyakarta. (Sumber:Kompas TV/ Kurniawan Eka Mulyana)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Gading Persada

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipilih Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai salah satu daerah untuk proyek percontohan pengentasan kemiskinan, Jumat (25/3/2022).

Kota Gudeg dipilih sebagai pilot project ini karena nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tinggi namun angka kemiskinannya juga tinggi.

"Birokrasi di DIY mendapatkan nilai AA, IPM-nya pun tinggi yang mengindikasikan adanya pengeluaran, tapi dilihat dari pengeluaran konsumsi cenderung rendah, sehingga angka kemiskinan tinggi," tutur Asisten Sekda DIY Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Aris Riyanta, Jumat, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Program Bantuan Bagi Nelayan Dilanjutkan, Airlangga: untuk Kurangi Kemiskinan Ekstrem

Aris menilai program menurunkan angka kemiskinan dari Kemenpan RB ini akan terlihat dari langkah-langkah teknis seperti sasaran, perencanaan, eksekusi, dan evaluasi. DI Yogyakarta akan melibatkan Kabupaten Kulon Progo dan Kota Yogyakarta.

Melalui pilot project ini, jika program telah berjalan sesuai target yang ditentukan dengan indikator mampu menurunkan angka kemiskinan, maka program ini akan diterapkan secara nasional.

Asisten Deputi Pengelolaan Pengaduan Aparatur Dan Masyarakat Agus Uji Hantara mengatakan selain DI Yogyakarta beberapa daerah juga dipilih dalam pilot project ini. Daerah tersebut adalah Jawa Timur dan Jawa Barat.

Baca Juga: Penurunan Kemiskinan, Ekonomi Hijau dan Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Masuk RKP 2023

Agus mengungkapkan daerah yang dipilih dalam pilot project ini harus memiliki regulasi dan kebijakan yang baik, SDM yang mumpuni dan profesional, tata kelola kelembagaan yang baik, serta akuntabilitas juga baik.

"Kita jadikan isu kemiskinan ini menjadi hal penting yang harus dipecahkan. DIY, Jatim, dan Jabar untuk memegang pilot project ini," kata Agus.


Sumber : Antara

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x