Kompas TV internasional kompas dunia

Minta Dihukum Mati dengan Regu Tembak, Napi Ini Akhirnya Dieksekusi Suntik Mati

Jumat, 28 Januari 2022 | 13:50 WIB
minta-dihukum-mati-dengan-regu-tembak-napi-ini-akhirnya-dieksekusi-suntik-mati
Donald Grant, napi hukuman mati yang meminta eksekusi dengan regu tembak tetapi dihukum dengan suntikan mati. (Sumber: Oklahoma Department of Corrections via AP, File)

Penulis : Haryo Jati | Editor : Desy Afrianti

OKLAHOMA, KOMPAS.TV - Seorang napi hukuman mati akhirnya dieksekusi mati dengan suntik, meski sebelumnya minta dihukum mati dengan regu tembak.

Donald Grant, napi hukuman mati dari Oklahoma, Amerika Serikat (AS), dieksekusi mati, Kamis (27/1/2022).

Menurut Jaksa Penuntut John O’Connor, eksekusi Grant dilakukan pukul 10.16 pagi tanpa adanya komplikasi.

Pada Oktober 2021, Negara Bagian Oklahoma kembali memberlakukan eksekusi mati dengan suntik mati, setelah jeda panjang usai eksekusi yang gagal pada 2014.

Baca Juga: Presiden Iran Sebut Kehadiran Asing di Kawasan Asia Barat Picu Ketidakamanan

Dikutip dari CNN, Grant dan napi hukuman mati lainnya, Gilbert Postelle, telah meminta hakim federal untuk ikut campur dan mengizinkan agar mereka dieksekusi mati oleh regu tembak.

Namun hakim menolak perintah pendahuluan.

Pengacara Grant kemudian mengajukan banding ke Mahkamah Agung AS untuk penundaan, tetapi Hakim Brett Kavanaugh menokanya.

Berdasarkan dokumen pengadilan yang diajukan ke Mahkamah Agung oleh Jaksa Agung Oklahorma, Grant dijatuhi hukuman mati atas pembunuhan terhadap Brenda McElyea dan Felecia Suzette Smith pada 2001.

“Keadilan kini telah diberikan Brenda McElyea, Felecia Suzette Smith dan masyarakat Oklahoma,” katanya.

Sumber : CNN


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19