Kompas TV regional kriminal

Pembunuhan Berantai di OKU Telan 5 Korban Jiwa, Pelaku Sempat Dikira Gangguan Jiwa Ternyata Waras

Kamis, 27 Januari 2022 | 00:32 WIB
pembunuhan-berantai-di-oku-telan-5-korban-jiwa-pelaku-sempat-dikira-gangguan-jiwa-ternyata-waras
Pelaku saat memperagakan cara membunuh korbannya dalam rekontruksi di halaman belakang Mapolres OKU, Rabu (26/1/2022). (Sumber: ANTARA/Edo Purmana)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Deni Muliya

OKU, KOMPAS.TV - Kasus pembunuhan berantai yang terjadi di Desa Bunglai, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menelan lima korban jiwa dalam sehari. 

Diketahui, kasus pembunuhan berantai itu terjadi pada Jumat, 26 November 2021 silam.

Adalah seorang pemuda berinisial OT, pelaku pembunuhan terhadap lima orang yang merupakan tetangganya sendiri.

Baca Juga: Polisi Sebar Sketsa Wajah Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak Subang, Masyarakat Bisa Lapor

Terkait kasus pembunuhan itu, Polres OKU kemudian menggelar rekonstruksi kasus pada Rabu (26/1/2022) dengan menghadirkan OT sebagai tersangka tunggal. 

"Rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap lima orang korban, yaitu Sari Rosalina (45), Ekrom (48), Endang (40), Hendri Jaya (33), serta Erni (35) dengan menghadirkan OT sebagai tersangka tunggal," kata Kasi Humas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) AKP Mardi Nursal di Baturaja pada Rabu.

Selain tersangka OT, dalam rekonstruksi yang digelar di halaman belakang Mapolres OKU itu turut dihadirkan sebanyak 9 saksi dari pihak keluarga korban dan petugas Kejaksaan setempat.

Baca Juga: Detik-Detik Pembunuhan Sadis di Pematang Siantar Sumut, Pelaku Diduga Orang dengan Gangguan Jiwa

Dalam reka ulang kejadian perkara tersebut, terungkap pelaku OT membunuh para korbannya dengan sadis menggunakan sebilah pisau secara berantai di hari yang sama.

"Ada 20 adegan yang diperagakan oleh pelaku dalam membunuh lima korbannya," ujar Mardi Nursal. 

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19