Kompas TV entertainment selebriti

Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania Didakwa 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Penipuan CPNS

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:51 WIB
anak-nia-daniaty-olivia-nathania-didakwa-4-tahun-penjara-terkait-kasus-penipuan-cpns
Persidangan Olivia Nathania, anak Nia Daniaty akan segera digelar. (Sumber: Grid.id)

Penulis : Dian Nita | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Persidangan Olivia Nathania terkait kasus penipuan CPNS digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu (26/1/2022).

Sidang Olivia Nathania itu beragendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Pratiwi Kususma Rahayu.

Dalam dakwaannya, putri penyanyi Nia Daniaty itu terancam hukuman 4 tahun penjara.

JPU menilai Olivia Nathania bersalah dan telah melakukan tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat berkedok CPNS.

Perempuan yang akrab disapa Oi itu, didakwa melanggar pasal 263 juncto Pasal 65, Pasal 378 juncto Pasal 65 dan Pasal 372 juncto Pasal 65 tentang penipuan surat dan pemalsuan atau penggelapan.

Baca Juga: Anak Nia Daniaty Kembali Dilaporkan ke Polisi, Bukan Masalah Tes CPNS Tapi Kasus Investasi Bodong

"Ancaman hukumannya untuk penipuan dan penggelapan itu empat tahun kurungan penjara," ujar Pratiwi Kusuma Rahayu di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, dilansir dari Kompas.com.

Kuasa hukum Olivia Nathania, Andy Mulya Siregar menanggapi dakwaan yang dilayangkan JPU untuk kliennya.

"Tadi sudah dengar ya surat dakwaannya ya, sudah tahu juga dakwaannya. Kami beranggapan, jangan semua kesalahan ditimpa pada terdakwa, Oi, karena perbuatan Oi itu tidak lepas dari perbuatan lainnya,” kata Andy.

Diketahui, Olivia Nathania ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus rekrutmen CPNS fiktif pada 11 November 2021.

Halaman Selanjutnya

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19