Kompas TV video vod

Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat, Muncul Dugaan Praktik Perbudakan Modern

Rabu, 26 Januari 2022 | 12:50 WIB

Penulis : Natasha Ancely

KOMPAS.TV - Ditangkapnya bupati nonaktif Langkat, Sumatera Utara oleh KPK menguak dugaan kejahatan lain.

Di rumah pribadi sang bupati nonaktif ditemukan kerangkeng berisi puluhan manusia.

Meski diklaim sebagai tempat rehabilitasi pencandu narkoba, muncul dugaan telah terjadi praktik perbudakan.

Temuan kerangkeng di rumah pribadi bupati nonaktif Langkat menarik atensi publik. Kerangkeng serupa penjara, berisi manusia diklaim sebagai tempat rehabilitasi pencandu narkoba.

Namun benarkah demikian atau ini hanya kedok sebagai praktik perbudakan?

Kepolisian Republik Indonesia turun tangan menyelidiki temuan ini.

Mabes Polri menyatakan, penghuni bangunan kerangkeng merupakan orang-orang yang kecanduan narkoba, lalu dipekerjakan di perkebunan kelapa sawit milik bupati non-aktif Langkat.

Semula penghuni kerangkeng berjumlah 48 orang, namun berkurang menjadi 30 setelah sebagian dijemput keluarga.

Diduga, penghuni kerangkeng mengalami penyiksaan hingga luka lebam. Meski demikian mereka menolak dibawa polisi.   

Jika benar ini panti rehabilitasi bagaimana dengan izinnya?

Pada tahun 2017, BNN Kabupaten Langkat telah melakukan survei dan menyarankan untuk mengurus izin, karena saat itu fasilitas dinilai tak layak.

Kemarin, BNN mencoba mengumpulkan para pasien untuk melakukan asesmen dan evaluasi, namun upaya ini mendapat perlawanan dari keluarga dan warga sekitar.

Dari empat puluhan pasie, hanya tujuh orang yang datang untuk dilakukan asesmen dan evaluasi BNN.

Kerangkeng sebagai sarana rehabilitasi pencandu tak lazim digunakan dan tentunya tak manusiawi.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia akan segera mengirim tim ke Langkat, Sumatera Utara untuk mengusut kasus ini.

Yang juga jadi sorotan adalah para pencandu yang sedang direhabilitasi dipekerjakan di perkebunan sawit.

Dalam program Sapa Indonesia Pagi ini, aktivis Migrant CARE Anis Hidayah menyebut, pekerja di lahan sawit cenderung mengalami praktik perbudakan modern.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19