Kompas TV internasional kompas dunia

Pfizer Mulai Ujicoba Vaksin Formula Baru untuk Melawan Omicron

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:53 WIB
pfizer-mulai-ujicoba-vaksin-formula-baru-untuk-melawan-omicron
Ilustrasi vaksin Pfizer. Pfizer mengumumkan mulai mengujicoba vaksin formula baru untuk melawan varian Omicron, Selasa (25/1/2022). (Sumber: Straits Times via Reuters)

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Desy Afrianti

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Pfizer mulai melakukan penelitian pada orang dewasa sehat untuk menguji vaksin COVID-19 yang diformulasikan ulang. Vaksin formula baru ini dibuat untuk melawan varian Omicron yang sangat menular. Hasil penelitian ini kemudian akan dibandingkan dengan Pfizer formula lama untuk dilihat hasilnya.

Pfizer dan mitranya BioNTech mengumumkan penelitian tersebut pada Selasa (25/1/2022). Pembuat vaksin COVID-19 telah memperbarui suntikan mereka agar lebih cocok dengan Omicron, jika otoritas kesehatan global memutuskan bahwa perubahan itu memang diperlukan.

Baca Juga: Penerima Vaksin Sinovac Dapat Perlindungan Kuat dari Vaksin Booster Buatan Pfizer, AstraZeneca, J&J

Omicron lebih mungkin menyebabkan infeksi dibandingkan varian sebelumnya, bahkan pada orang yang telah divaksinasi, tetapi belum jelas apakah resep vaksin akan diubah. Namun demikian beberapa masalah regulasi masih dipertimbangkan untuk formula baru ini. 

Beberapa pertimbangan adalah bahwa di tempat pertama munculnya Omicron, diketahui virus tersebut sudah berkurang. Pertimbangan lain adalah belum diketahui varian baru yang akan muncul, apakan mirip dengan Omicron atau sama sekali berbeda.

Vaksin Pfizer formula asli masih memberikan perlindungan yang baik terhadap penyakit parah dan kematian. Studi di AS dan di tempat lain telah menjelaskan bahwa menambahkan dosis booster akan memperkuat perlindungan itu dan bahkan dapat menghindari infeksi yang lebih ringan.

Baca Juga: Indonesia Kembali Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Pfizer Donasi dari Covax

"Kami menyadari perlunya bersiap jika perlindungan ini berkurang seiring waktu dan berpotensi membantu mengatasi Omicron dan varian baru di masa depan," Kathrin Jansen, Kepala Penelitian Vaksin Pfizer, dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari The Associated Press.

Penelitian ini mencakup hingga 1.420 sukarelawan berusia 18 hingga 55 tahun untuk menguji suntikan berbasis omicron yang diperbarui, untuk digunakan sebagai booster atau untuk vaksinasi primer. 

Para peneliti akan memeriksa keamanan vaksin yang dimodifikasi dan bagaimana vaksin itu meningkatkan sistem kekebalan dibandingkan dengan suntikan aslinya.

Halaman Selanjutnya

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19