Kompas TV nasional sosial

BNPT Kirim Tim ke Suriah hingga Filipina untuk Data WNI yang Jadi Simpatisan Teroris

Rabu, 26 Januari 2022 | 00:16 WIB
bnpt-kirim-tim-ke-suriah-hingga-filipina-untuk-data-wni-yang-jadi-simpatisan-teroris
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar saat di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Catatan akhir tahun BNPT, Jamaah Islamiyah dan JAD jadi kelompok paling banyak ditangkap sepanjang 2021 (Sumber: istimewa)

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Deni Muliya

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyiapkan tim untuk dikirim ke Suriah, Afganistan dan Filipina.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafi Amar menjelaskan, tim ini bertugas mendata warga negara Indonesia (WNI) yang ikut menjadi sukarelawan kelompok teroris di Afganistan, Suriah dan Filipina.

"Dalam waktu dekat, tim advance ini rencana akan berkunjung sambil menunggu situasi kaitan masalah pandemi. Sehingga nanti akan mendapatkan data yang semakin riil jumlah dari FTF(foreign terrorist fighters) kita yang masih hidup," kata Boy dalam rapat dengan Komisi III DPR, Selasa (25/1/2022) dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Kepala BNPT Sebut Paham Terorisme Diduga Menyusup ke BUMN: Serangan Simbol Negara Manfaatkan Medsos

Boy menambahkan, data didapat para WNI yang menjadi sukarelawan kelompok teroris di ketiga negara tersebut yang tersebar di kamp pengungsian, kamp penahanan.

Ada juga yang berpindah ke wilayah-wilayah konflik lainnya, seperti dari Suriah menuju Yaman.

Menurut data BNPT, tidak sedikit anak-anak yang dibawa orang tuanya ikut menjadi foreign terrorist fighters berada di kamp pengungsian.

Hal ini akan menjadi upaya pemerintah agar anak-anak para simpatisan teroris dapat dipulangkan dan dilakukan pembinaan.

Baca Juga: Buntut Status FTF, Pemerintah Dinilai Perlu Fasilitasi Pemulangan Simpatisan ISIS

"Jadi proses repatriasi yang sedang dibahas ini lebih berfokus pada anak-anak dan kemudian nanti dari hasil asesmen kemungkinan akan meningkat kepada wanita, sementara belum berkaitan dengan yang pria," ujar Boy.


Sumber : Kompas TV/Kompas.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19