Kompas TV regional peristiwa

Tagih Janji Pertamina, Kades di Kawasan Proyek Kilang Tuban Ancam Lapor Pegawai ke Ahok

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB
tagih-janji-pertamina-kades-di-kawasan-proyek-kilang-tuban-ancam-lapor-pegawai-ke-ahok
Aksi warga enam desa di kilang minyak Pertamina GRR Tuban. (Sumber: TribunJatim.com/ M Sudarsono)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Gading Persada

TUBAN, KOMPAS.TV - Sejumlah warga Desa Wadung di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang menjadi miliader setelah menjual tanahnya ke proyek kilang minyak Tuban milik Pertamina melakukan unjuk rasa.

Aksi tersebut dilakukan untuk menagih janji PT Pertamina Grass Root Refinery (GRR) terkait memprioritaskan warga lokal sebagai pekerja.

Kepala Desa Wadung Sasmito menyatakan janji itu diungkapkan kala proses pembebasan lahan. Namun, Sasmito mengatakan pegawai Pertamina tak bisa berkomunikasi dengan baik ketika bertemu dengan warga sekitar.

Pihaknya mengancam akan melaporkan pegawai Pertamina ke Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai buntut dari komunikasi yang dinilai buruk.

Baca Juga: Pengakuan Warga Kampung Miliarder Tuban yang Menyesal Usai Jual Tanah: Kini Tak Punya Penghasilan

"Kalau cara komunikasi pegawai Pertamina di kilang minyak buruk, saya akan laporkan ke Pak Ahok. Saya akan katakan kalau pegawai di Tuban tak becus untuk komunikasi dengan warga sekitar kilang," kata Sasmito dikutip dari Kompas.com, Senin (24/1/2022).

Sasmito melanjutkan upaya pejabat Kecamatan Jenu yang menjembatani keperluan warga terkait janjir tersebut tak direspons dengan baik oleh pegawai Pertamina.

"Program kilang minyak jangan dirusak oleh komunikasi yang buruk. Selama ini, kades menjadi bemper kilang karena terkesan diadu domba ketika ada lowongan pekerjaan," tegasnya.

Sasmito meminta pegawai Pertamina untuk memperbaiki komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat terlebih untuk urusan pekerjaan.

Baca Juga: Warga Kampung Miliarder Tuban Kini Menyesal Jual Tanah ke Pertamina

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19