Kompas TV nasional peristiwa

Warga Kampung Miliader Tuban Tagih Janji Pertamina, Dibujuk Jual Tanah dan Dapat Kerja, Ternyata ...

Selasa, 25 Januari 2022 | 23:30 WIB
warga-kampung-miliader-tuban-tagih-janji-pertamina-dibujuk-jual-tanah-dan-dapat-kerja-ternyata
Aksi warga enam desa di kilang minyak Pertamina GRR Tuban. (Sumber: TribunJatim.com/ M Sudarsono)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Gading Persada

TUBAN, KOMPAS.TV - Sejumlah warga yang lahannya terdampak proyek strategis nasional pembangunan kilang minyak Pertamina mengaku menyesal telah menjual lahannya.

Terkini, warga yang dulu dikenal sebagai warga 'Kampung Miliader Tuban' itu pun berunjuk rasa.

Pengakuan itu disampaikan salah satunya oleh Musanam (60), warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang berunjuk rasa di kantor PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) Tuban, Senin (24/1/2022).

Musanam menyatakan dirinya terbuai janji PT Pertamina GRR Tuban dalam proyek pembangunan kilang minyak itu. Kini dia harus kehilangan penghasilan tetapnya sebagai petani.

Pihak Pertamina jelasnya akan memberikan pekerjaan dalam proyek tersebut.

Baca Juga: Pengakuan Warga Kampung Miliarder Tuban yang Menyesal Usai Jual Tanah: Kini Tak Punya Penghasilan

Serupa, Mugi (59) juga menyesal menjual lahannya ke Pertamina. Dia nyaris tak memiliki pekerjaan setelah lahan pertaniannya seluas 2,4 hektare dijual ke PT Pertamina.

"Dulu lahan saya ditanami jagung dan cabai setiap kali panen bisa menghasilkan Rp 40 juta, tapi sejak tak jual saya tidak ada penghasilan," tutur Mugi, dikutip dari Kompas.com, Selasa (25/1/2022).

Perempuan itu mengaku dirinya tak ingin menjual lahannya ke Pertamina. Namun, pihak Pertamina kerap mendatanginya, merayu untuk menjual lahan, dan menjanjikan pekerjaan ke anak-anaknya.

"Setiap saya di kebun, saya didatangi dan dirayu-rayu mas, mau diberikan pekerjaan anak-anak saya pokoknya dijanjikan enak-enak, tapi sekarang mana enggak ada," lanjutnya.


Sumber : Kompas.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19