Kompas TV internasional kompas dunia

Penerima Vaksin Sinovac Dapat Perlindungan Kuat dari Vaksin Booster Buatan Pfizer, AstraZeneca, J&J

Selasa, 25 Januari 2022 | 05:45 WIB
penerima-vaksin-sinovac-dapat-perlindungan-kuat-dari-vaksin-booster-buatan-pfizer-astrazeneca-j-j
Penelitian ilmiah yang diterbitkan di Jurnal Lancet menyimpulkan dosis booster ketiga dari vaksin Covid-19 yang dibuat oleh AstraZeneca, Pfizer-BioNTech atau Johnson & Johnson meningkatkan kadar antibodi secara signifikan pada mereka yang sebelumnya telah menerima dua dosis suntikan CoronaVac buatan Sinovac. (Sumber: Associated Press)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Hariyanto Kurniawan

LONDON, KOMPAS.TV - Penelitian ilmiah yang diterbitkan di Jurnal Lancet menyimpulkan dosis booster ketiga dari vaksin Covid-19 yang dibuat oleh AstraZeneca, Pfizer-BioNTech atau Johnson & Johnson meningkatkan kadar antibodi secara signifikan kepada mereka yang sebelumnya telah menerima dua dosis suntikan CoronaVac buatan Sinovac.

Studi tersebut menemukan CoronaVac mendapat dorongan terkuat dari vektor virus atau suntikan mRNA, termasuk terhadap varian virus corona Delta dan Omicron, kata para peneliti dari Brasil dan Universitas Oxford, seperti dilansir Straits Times, Selasa (25/1/2022).

Vaksin Sinovac yang berbasis di China menggunakan teknologi vaksin yang lebih tradisional di mana bentuk virus corona yang tidak aktif digunakan untuk memicu respons kekebalan, mirip dengan yang digunakan dalam vaksin untuk penyakit seperti polio.

Saat ini vaksin Covid-19 buatan Sinovac mendapat persetujuan di lebih dari 50 negara termasuk Brasil, Cina, Argentina, Afrika Selatan, Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Turki.

"Studi ini memberikan pilihan penting bagi pembuat kebijakan di banyak negara di mana vaksin tidak aktif ... telah digunakan," kata Andrew Pollard, direktur Oxford Vaccine Group dan pemimpin studi.

Namun, penelitian lain pada bulan Desember menemukan suntikan dua dosis Sinovac diikuti dengan dosis booster vaksin Pfizer-BioNTech menunjukkan respons imun yang lebih rendah terhadap varian Omicron dibandingkan dengan strain lain.

Baca Juga: Terbaru, Ini 4 Merek Vaksin Booster yang Bisa Digunakan Penerima Vaksin Sinovac

Vaksin buatan Pfizer dan Moderna. Penelitian ilmiah yang diterbitkan di Jurnal Lancet menyimpulkan dosis booster ketiga dari vaksin Covid-19 yang dibuat oleh AstraZeneca, Pfizer-BioNTech atau Johnson & Johnson meningkatkan kadar antibodi secara signifikan pada mereka yang sebelumnya telah menerima dua dosis suntikan CoronaVac buatan Sinovac. (Sumber: AP)

Vaksin vektor virus seperti yang dikembangkan oleh AstraZeneca-Oxford dan J&J menggunakan versi yang lebih lemah dari virus lain untuk mengirimkan instruksi genetik untuk membuat protein, dari virus, yang perlindungannya dicari.

Vaksin mRNA Pfizer dan BioNTech mengirimkan transkrip genetik dengan instruksi untuk membuat protein virus guna mengajari tubuh cara bertahan melawan infeksi.

Dosis ketiga CoronaVac juga meningkatkan antibodi, tetapi hasilnya lebih baik ketika vaksin yang berbeda digunakan, menurut penelitian terbaru yang melibatkan 1.240 sukarelawan dari kota Sao Paulo dan Salvador di Brasil.

Sumber : Straits Times


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19