Kompas TV video vod

Korban Serangan Ransomware, Data BI yang Bocor Bertambah

Selasa, 25 Januari 2022 | 00:00 WIB

Penulis : Natasha Ancely

KOMPAS.TV - Setelah Bank Indonesia memastikan tidak ada data kritikal diretas geng ransomware conti, hari ini (24/01) diketahui data bocor BI bertambah.

Dari tweet dark tracer siang tadi menyebut, geng ransomware conti terus menguanggah data internal Bank Indonesia.

Jika di kebocoran data pertama adalah 487 mb kini mencapai 74 gb. Sementara, PC internal yang pada awalnya adalah 16 datanya berkembang menjadi 237 PC.

Seperti diketahui, data Bank Indonesia diserang ransomware pada Desember lalu.

Conti sendiri diketahui ransomware beraksi internasional menebar masalah di banyak negara.

Mengutip Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) dan FBI Amerika Serikat, conti bahkan sudah melakukan 400 serangan di Amerika Serikat dan organisasi internasional.

Lagi penjahat cyber menembus sistem kemanan siber lembaga negara, kali ini Bank Indonesia jadi korban serangan ransomware.

Baca Juga: Bank Indonesia Jelaskan Soal Peretasan Data, Dipastikan Layanan Operasional Tak Terganggu

Meski BI memastikan tidak ada sejumlah data kritikal berhasil diambil geng conti ransomware.

Pembobolan data oleh hacker ke sejumlah kementerian, lembaga juga pernah diduga bocor atau diretas hacker.

Sebut saja data BPJS data eHAC sampai situs pusat malware nasional dari BSSN terkena peretasan dengan metode perusakan atau deface.

Yang jelas kasus serangan siber di Indonesia setiap tahun menunjukkan tren kenaikan.

Tahun 2019 lebih dari 288 juta, 2020 lebih dari 495 juta, dan 2021 lebih dari 888 juta itu di periode Januari sampai Agustus saja.

Data ini campuran, secara total termasuk juga swasta dari berbagai sektor e-commerce, kesehatan dan lain-lain.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19