Kompas TV video vod

Dianggap Hina Kalimantan, Ratusan Aliansi Masyarakat Dayak Kecam Edy Mulyadi

Senin, 24 Januari 2022 | 16:54 WIB

Penulis : Natasha Ancely

KOMPAS.TV - Ratusan orang yang tergabung dalam aliansi masyarakat Dayak di Palangkaraya, Kaliamantan Tengah mengecam pernyataan Edy Mulyadi yang dinilai menghina masyarakat Kalimantan terkait ibu kota negara, aliansi masyarakat Dayak meminta polisi menindak Edy Mulyadi.

Aliansi masyarakat Dayak berkumpul di depan Tugu Soekarno. Palangkaraya memprotes keras pernyataan Edy Mulyadi yang dianggap menghina warga Kalimantan termasuk Dayak.

Perwakilan aliansi masyarakat Dayak meminta kepada polisi segera memproses Edy Mulyadi, sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, aliansi masyarakat Dayak juga akan menggelar sidang adat bagi Edy Mulyadi atas pernyataan yang dinilai menyudutkan warga Dayak.

Di Samarinda, gelombang protes juga terjadi dari sejumlah tokoh adat dan LSM serta mahasiswa.

Dengan membawa spanduk dan pengeras suara, massa menggelar aksi turun ke jalan mulai dari depan kantor DPRD Kaltim dan berakhir di Mapolresta Samarinda.

Baca Juga: Sosok Edy Mulyadi yang Viral Ejek Prabowo Subianto, hingga Sebut Kaltim Tempat Jin Buang Anak

Massa melaporkan Edy Mulyadi menyusul pernyataannya, yang dianggap mengandung SARA dan ujaran kebencian soal IKN.

Sama dengan di Samarinda, di Balikpapan Kalimantan Timur sejumlah ormas adat kedaerahan dan kepemudaan mendatangi Mapolda Kaltim.

Mereka melaporkan video Edy Mulyadi yang dianggap menyinggung dan menyakiti hati warga kalimantan timur soal IKN.

Polisi diminta bertindak tegas dan memproses hukum Edy Mulyadi meski sudah ada permintaan maaf dari Edy Mulyadi soal ini.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19