Kompas TV video vod

Viral Nakes Suntik Kosong Siswa SD, Polisi Sudah Periksa Vaksinator Sebagai Saksi!

Senin, 24 Januari 2022 | 15:19 WIB

Penulis : Shinta Milenia

MEDAN, KOMPAS.TV - Video nakes perempuan mengeluarkan alat suntikan dari plastik pembungkus diduga tanpa mengisi alat suntikan, nakes ini langsung menyuntik anak SD yang sudah siap untuk divaksin, viral di media social.

Video ini lantas memancing reaksi warganet.

Dalam Program Sapa Indonesia Pagi hari ini, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris mengatakan dirinya tidak yakin bahwa kasus  suntikan vaksinasi kosong karena kelalaian, untuk itu Charles Honoris meminta kasus ini harus diusut tuntas.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Daeng Mohammad Faqih mengatakan jika terjadi kelalaian, petugas vaksinator bisa dikenai sanksi etik hingga pencabutan izin praktik.

Nakes itu pun sudah menjalani pemeriksaan oleh tim gabungan Polres Pelabuhan Belawan dan Polda Sumatera Utara sebagai saksi.

Polisi telah menyita barang bukti, termasuk rekaman video penyuntikan vaksin yang diduga kosong.

Baca Juga: Wagub Riza Patria Ungkap Pasien Omicron yang Meninggal di Jakarta Sudah Divaksin Lengkap

Saat diperiksa, vaksinator yang diketahui merupakan seorang dokter dan diduga menyuntikkan vaksin kosong pada siswa SD di Kelurahan Martubung Kota Medan, menyampaikan permohonan maaf.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut telah mengetahui identitas vaksinator yang diduga menyuntikkan vaksin Covid-19 kosong pada murid sekolah dasar di Medan, Sumatera Utara.

Menkes meminta kasus ini segera diproses hukum sebagai peringatan bagi tenaga kesehatan lainnya.

Dinas Kesehatan Kota Medan dan Ikatan Dokter Indonesia cabang Medan juga ikut menyelidiki dugaan suntik vaksin kosong ini.

Hasil koordinasi dengan Polres Belawan, dugaan sementara ada 2 anak yang mendapat suntikan vaksin kosong.

Perlu pengawasan dan ketelitian para vaksinator saat menjalankan tugasnya, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran terkait dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga: Transmisi Lokal Omicron Sudah Meluas, Kasus Pertama Positif Omicron di Takalar

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19