Kompas TV internasional kompas dunia

Tolak Kirim Senjata, Jerman Beri Bantuan Rumah Sakit Lapangan ke Ukraina

Sabtu, 22 Januari 2022 | 17:03 WIB
tolak-kirim-senjata-jerman-beri-bantuan-rumah-sakit-lapangan-ke-ukraina
Jerman Pilih Kirim Rumah Sakit Lapangan ke Ukraina dan Tolak Kirim Senjata. Februari lalu, satu rumah sakit lapangan lengkap termasuk pelatihan dan semuanya telah dibiayai Jerman sebesar 5,3 juta euro (Sumber: Straits Times)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Deni Muliya

BERLIN, KOMPAS.TV - Pihak Pemerintah Jerman akan mengirimkan bantuan berupa rumah sakit lapangan ke Ukraina.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht, Sabtu (22/1/2022).

Untuk sementara ini pihaknya kembali menolak seruan Kiev mengirimkan bantuan berupa senjata karena adanya kekhawatiran invasi Rusia.

"Berlin mengirimkan respirator ke Ukraina dan tentara Ukraina yang terluka parah saat ini dirawat di rumah sakit Bundeswehr," kata Menteri Lambrecht, kepada surat kabar Welt am Sonntag.

"Bulan Februari, satu rumah sakit lapangan lengkap termasuk pelatihan dan semuanya dibiayai Jerman 5,3 juta euro," tutur Lambrecht.

Lambrecht mengungkapkan, pihaknya berdiri di pihak Kiev dan harus melakukan segalanya untuk meredakan situasi.

"Pengiriman senjata tidak akan membantu saat ini, dan hal itu adalah konsensus di dalam pemerintah," ujar Lambrecht.

Seperti diketahui, Rusia menempatkan puluhan ribu tentara di perbatasan Ukraina.

Ini menyangkal dugaan akan menginvasi Ukraina tetapi menuntut jaminan keamanan, termasuk larangan permanen bagi negara itu untuk bergabung dengan NATO.

Mengamini sekutu Barat, Lambrecht mengatakan, permintaan Moskow untuk memutuskan negara mana yang boleh bergabung dengan NATO adalah "garis merah" bagi aliansi tersebut.

Halaman Selanjutnya

Sumber : Kompas TV/Straits Times


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19