Kompas TV internasional kompas dunia

Hanya 20,6 Persen Warga Jepang yang Merasa Bersahabat dengan China

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:52 WIB
hanya-20-6-persen-warga-jepang-yang-merasa-bersahabat-dengan-china
Para pejalan kaki melintasi sebuah lintasan penyeberangan di Tokyo, Jepang pada 21 Januari 2022. Jumlah warga Jepang yang "merasa bersahabat" dengan China menurun dalam survei yang diadakan pemerintah pada 2021. Sebaliknya yang "merasa tidak bersahabat" justru naik. (Sumber: AP Photo/Eugene Hoshiko)

Penulis : Edy A. Putra | Editor : Gading Persada

TOKYO, KOMPAS.TV - Jumlah warga Jepang yang "merasa bersahabat" dengan China menurun dalam survei yang diadakan pemerintah pada 2021. Sebaliknya yang "merasa tidak bersahabat" justru naik.

Survei yang diadakan Kantor Kabinet Jepang dan hasilnya dirilis pada Jumat (21/1/2022) menunjukkan, 79 persen warga Jepang "tidak merasa bersahabat" dengan China.

Angka tersebut naik dari 77,3 persen pada survei tahun sebelumnya.

Sedangkan responden yang "merasa bersahabat" dengan China hanya sebesar 20,6 persen, turun dari 22 persen.

Jajak pendapat tentang isu-isu hubungan internasional telah diadakan sejak 1975.

Warga Jepang yang menilai hubungan antara Tokyo dan Beijing "tidak baik" atau "tidak terlalu baik" mencapai 85,2 persen, naik dari 81,8 persen.

Sedangkan yang menganggap hubungan kedua negara sebagai "lumayan baik" atau "baik" hanya 14,5 persen, turun dari 17,1 persen.

Baca Juga: Kapal Perang Jepang Berlayar di Zona Tambahan China di Laut China Selatan, Provokasi Beijing?

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang, seperti dilansir Japan Today, mengatakan kepada wartawan bahwa kedua negara bertetangga itu memiliki "berbagai masalah luar biasa yang menarik perhatian rakyat Jepang."

Terutama yang berkaitan dengan Senkaku, kepulauan yang berada di bawah kendali Jepang tapi diklaim China. Selain itu, juga terkait dengan masalah-masalah hak asasi manusia yang terjadi di Hong Kong dan Xinjiang.

Sumber : Japan Today


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19