Kompas TV nasional politik

Pertanyakan Pelat Nomor Khusus di Mobil Arteria Dahlan, Formappi: Apakah hanya Sekedar untuk Tatakan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 09:51 WIB
pertanyakan-pelat-nomor-khusus-di-mobil-arteria-dahlan-formappi-apakah-hanya-sekedar-untuk-tatakan
Pengamat politik dari Formappi Lucius Karius pertanyakan segala kemungkinan dalam polemik pelat nomor khusus kepolisian di mobil milik anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. (Sumber: KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Banyak kemungkinan dalam polemik pelat nomor khusus kepolisian yang terpasang di mobil milik anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.

Setidaknya itulah pandangan yang diutarakan pengamat politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karius.

Meski Arteria telah memberikan pengakuan bahwa pelat nomor khusus tersebut hanyalah sebuah tatakan, Lucius masih mempertanyakan segala kemungkinan yang ada di baliknya.

"Apakah pelat itu hanya tatakan sebagaimana diakui oleh Arteria? Atau mungkin saja pelat resmi kepolisian yang entah kenapa digunakan pada mobil-mobil milik Arteria?" kata Lucius dalam keterangan yang KOMPAS.TV terima, Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga: 5 Mobil Arteria Dahlan Pakai Pelat Polisi, Pimpinan DPR: Mungkin Fasilitas dari Polri

"Tentu saja bukan tidak mungkin pelat khusus polisi itu digunakan untuk kepentingan tertentu oleh Arteria ataupun pengguna mobil miliknya," imbuhnya.

Maka dari itu, menurut Lucius, masalah ini semestinya diusut secara tuntas oleh kepolisian selaku pihak yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan pelat nomor kendaraan.

Sejumlah kemungkinan dalam kasus pelat nomor mobil Arteria

1. Tujuan dari pemasangan pelat nomor khusus itu

Lucius curiga, maksud dari penggunaan pelat nomor khusus tersebut yakni untuk memberi kelancaran berlalu lintas kepada Arteria atau pengguna mobilnya.

Terlebih jika terjadi kecelakaan yang melibatkan mobil berpelat nomor khusus, maka pemilik atau penggunanya akan menggunakan 'keistimewaan' itu sebagai tameng hukum.

"Kerap terdengar, orang dengan pelat khusus lembaga tertentu melakukan pelanggaran di jalanan dan pelat mobil jadi tameng agar terhindar dari jerat hukum pelanggaran lalu lintas," ujar Lucius.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19