Kompas TV video vod

Videonya Viral, Polisi Periksa Nakes yang Diduga Suntik Vaksin Kosong di Medan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 09:20 WIB

Penulis : Dea Davina

MEDAN, KOMPAS.TV - Video yang merekam seorang tenaga vaksinator, diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada seorang anak SD di Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial.

Seorang nakes perempuan mengeluarkan alat suntikan dari plastik pembungkus, tanpa mengisi alat suntikan, nakes ini langsung menyuntik anak SD yang sudah siap untuk divaksin.  

Sekilas, diduga tak terlihat ada cairan vaksin dalam alat suntikan ini.

Video ini lantas viral di sejumlah media sosial dan memancing reaksi warganet.

Tenaga kesehatan yang diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada seorang murid SD di Medan, saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh tim gabungan Polres Pelabuhan Belawan dan Polda Sumatera Utara.

Sejauh ini, nakes diperiksa sebagai saksi.

Polisi telah menyita barang bukti, termasuk rekaman video penyuntikan vaksin yang diduga kosong.

Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut telah mengetahui identitas vaksinator yang diduga menyuntikkan vaksin covid-19 kosong pada murid sekolah dasar di Medan Sumatera Utara.

Menkes meminta kasus ini segera diproses hukum, sebagai peringatan bagi tenaga kesehatan lainnya.

Sama dengan Menkes, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebut juga bakal menindak tegas vaksinator yang diduga menyuntikkan vaksin kosong pada anak dengan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Edy menyebut kejadian ini sama saja dengan mencederai anak.

Dinas Kesehatan Kota Medan dan IDI cabang Medan juga ikut menyelidiki dugaan suntik vaksin kosong ini.

Hasil koordinasi dengan Polres Belawan dugaan sementara ada dua anak yang mendapat suntikan vaksin kosong.

Terkait adanya kelalaian atau tidak yang dilakukan oleh nakes, masih menunggu hasil pemeriksaan dari polisi.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19