Kompas TV nasional hukum

Panglima TNI: Kami Masih Tunggu Kejagung Ungkap Anggota TNI yang Terlibat Korupsi Satelit Kemhan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 04:05 WIB
panglima-tni-kami-masih-tunggu-kejagung-ungkap-anggota-tni-yang-terlibat-korupsi-satelit-kemhan
Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa melakukan pertemuan di Kejaksaan Agung, Jumat (14/1/2022) (Sumber: Tangkapan layar YouTube Kompas TV/Ninuk)

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mabes TNI tidak keberatan Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap pihak dari unsur militer yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 bujur timur (BT) di Kemhan 2015.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan, saat ini TNI masih menunggu Kejagung untuk mengungkap pihak dari unsur TNI yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 bujur timur (BT) di Kemhan 2015.

Menurut Andika jika nanti Kejagung mengumumkan ada unsur militer yang diduga terlibat dan bertanggung jawab, maka Pusat Polisi Militer TNI bakal terjun melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Beda dengan Jaksa Agung, Dirdik Jampidsus Tegaskan Tetap Periksa Militer di Kasus Satelit Kemhan

"Sejauh ini kami masih menunggu nama-nama, dan saya yakin Jaksa Agung juga sudah bekerja keras untuk mengejar proses pemeriksaan atau penyelidikan ini lebih cepat," ujar Andika di Gedung Mahkamah Agung, Jumat (21/1/2022).

Lebih lanjut Andika menjelaskan, TNI sangat terbuka untuk membentuk koneksitas dengan Kejagung dalam mengungkap dugaan korupsi pengadaan satelit Kemhan.

Menurut Andika, saat ini penyelidikan masih dilakukan oleh Kejagung. Ke depan akan ada koneksitas Kejagung, masyarakat dan TNI.

"Sehingga ujungnya nanti ada pembentukan tim penyidik koneksitas dan saya yakin juga peradilan koneksitas," ujar Andika. 

Baca Juga: Dukung Kejagung Bongkar Korupsi Satelit di Kemhan, Prabowo: Kita Sudah Minta BPKP untuk Audit

Sebelumnya fokus Kejagung dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 bujur timur (BT) di Kemenhan pada 2015 lebih mengarah pada peran pihak sipil dan swasta.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19