Kompas TV nasional peristiwa

Jadi Tersangka Kasus Suap, Hakim dan Panitera Pengganti di PN Surabaya Diberhentikan Sementara

Jumat, 21 Januari 2022 | 07:39 WIB
jadi-tersangka-kasus-suap-hakim-dan-panitera-pengganti-di-pn-surabaya-diberhentikan-sementara
Hakim Itong Isnaeni Hidayat yang menggunakan rompi tahanan KPK (kanan) dihadirkan saat konferensi pers kasus dugaan suap penangangan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (20/1/2022). (Sumber: KOMPAS TV)

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV — Mahkamah Agung (MA) mendukung langkah hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap yang melibatkan Hakim (IIH) dan Panitera Pengganti (H) di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Sobandi mengatakan pihaknya telah memberhentikan sementara Hakim dan Panitera Pengganti tersebut guna mendukung proses penyidikan.

"Dengan tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah maka hari ini juga yang bersangkutan berhentikan sementara sebagai hakim dan panitera pengganti," kata Sobandi dalam keterangan tertulis, yang dikutip Jumat (21/1/2022).

Selain itu, MA juga terus mendukung langkah penyidikan dengan memeriksa Ketua dan Panitera PN Surabaya terkait fungsi pengawasan dan pembinaan.

Sobandi menerangkan, adapun fungsi tersebut telah tertuang dalam Maklumat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 01/Maklumat/KMA/IX/2017.

"(Maklumat mengatur) tentang Pengawasan dan Pembinaan Hakim, Aparatur Mahkamah Agung, dan Badan Peradilan di Bawahnya," kata Sobandi.

Menurut Sobandi, hal ini juga dilakukan sebagai salah satu langkah MA untuk menjadi lembaga yang bersih dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Selain itu juga guna memperbaiki indeks integritas nasional Mahkamah Agung yang memperoleh nilai 82,61.

Baca Juga: KPK Tetapkan Hakim Itong Isnaeni Hidayat Sebagai Tersangka Penerima Suap Penanganan Perkara

Artinya, masih ada sekitar kurang lebih 18 persen untuk mencapai 100 persen bersih dari korupsi.

Halaman Selanjutnya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19