Kompas TV bisnis kebijakan

Ada Peritel yang Jual Minyak Goreng di Atas Rp14.000/Liter? Laporkan ke Sini

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:35 WIB
ada-peritel-yang-jual-minyak-goreng-di-atas-rp14-000-liter-laporkan-ke-sini
Menteri Perdagangan M Lutfi saat mengunjungi Aeon Mall Jakarta Garden City dalam rangka perayaan Hari Ritel Nasional (13/11/2021). Lutfi mengatakan, masyarakat bisa menyampaikan aduan terkait kebijakan minyak goreng satu harga, lewat sejumlah saluran yang disediakan Kemendag. (Sumber: Instagram @mendaglutfi )

Penulis : Dina Karina | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Perdagangan M Lutfi menyatakan, masyarakat bisa menyampaikan aduan atau keluhan terkait penerapan minyak goreng satu harga. Misalnya ada perusahaan atau ritel modern yang menjual minyak goreng dengan harga lebih dari Rp14.000 per liter.

Hal tersebut bisa disampaikan lewat pesan ke aplikasi WhatsApp dengan nomor 081212359337, email hotlinemigor@kemendag.go.id, atau konferensi video Zoom dengan ID 969 0729 1086 (password: migor).

“Kami siap membantu seluruh pihak demi kelancaran implementasi kebijakan minyak goreng kemasan satu harga. Silakan apabila mengalami kendala atau mau menyampaikan keluhan, dapat langsung menghubungi hotline yang kami sediakan,” kata Lutfi kepada wartawan, Kamis (20/1/2022).

Lutfi mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah hukum tegas kepada pelaku usaha dan konsumen yang melanggar. Konsumen juga diimbau untuk tidak menimbun minyak goreng atau melakukan pembelian dalam jumlah besar karena kepanikan atau panic buying.

Baca Juga: Tenang, Harga Minyak Goreng Rp14.000/Liter Masih Sampai 6 Bulan

"Para produsen/eksportir yang tidak mematuhi ketentuan tersebut akan diberikan sanksi berupa pembekuan/pencabutan izin," ujarnya.

Sebelumnya, pada Rabu (19/1), Lutfi memantau pelaksanaan kebijakan minyak goreng satu harga secara daring. Ada sejumlah provinsi di mana ritel modern belum menerapkan kebijakan itu. Salah satunya adalah Sumatera Barat (Sumbar).

Di Sumbar, masih banyak ritel modern yang belum bergabung dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Para peritel itu juga sudah telanjur membeli stok minyak goreng dengan harga tinggi, sehingga tak mungkin langsung menjual dengan harga Rp14.000 per liter.

Oleh karena itu, peritel modern di Sumbar akan mengadakan rapat bersama Aprindo Sumbar dan
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat guna mencari solusinya.

Baca Juga: Produsen Langgar Aturan Minyak Goreng Satu Harga akan Disanksi, Izin Dicabut


Sumber : KOMPAS TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19