Kompas TV nasional hukum

Tak Terima Jadi Tersangka Penerima Suap, Hakim Itong Teriak "Ini Omong Kosong"

Jumat, 21 Januari 2022 | 07:30 WIB
tak-terima-jadi-tersangka-penerima-suap-hakim-itong-teriak-ini-omong-kosong
Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Itong Isnaeni Hidayat memotong jumpa pers hasil OTT KPK, dan membantah jika dirinya telah menjanjikan sesuatu untuk memuluskan sebuah perkara yang ditangani, Kamis (20/1/2022). (Sumber: KOMPAS TV)

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Itong Isnaeni Hidayat membantah telah menjanjikan sesuatu untuk memuluskan sebuah perkara yang ditangani.

Bantahan Hakim Itong ini dilakukan saat Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango membacakan kronologi dan konstruksi perkara dari OTT KPK di Surabaya. 

Seperti biasanya, KPK menghadirkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka saat jumpa pers. 
Dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di PN Surabaya, KPK menghadirkan Itong, bersama dua tersangka lain yakni Panitera Pengganti di PN Surabaya Hamdan dan advokat Hendro Kasiono.

Baca Juga: KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi PN Surabaya

Di tengah jumpa pers tersebut Itong membalikkan badan dan memotong pernyataan Nawawi yang sedang membacakan hasil OTT, Kamis malam (20/1/2022).

"Maaf ini tidak benar, saya tidak pernah menjanjikan apapun," ujar Itong sambil mengangkat tangannya yang terborgol.

Petugas kemudian menenangkan Itong dan berusaha membalikkan badan hakim yang sudah mengenakan jaket oranye tahanan KPK tersebut.

Namun lagi-lagi, Itong melakukan aksi untuk membantah pernyataan Nawawi saat jumpa pers.

Baca Juga: Buntut Kasus Suap, Hakim PN Surabaya Tiba di Gedung KPK Jakarta

Ia membantah telah melakukan tindak pidana korupsi seperti yang dijelaskan Nawawi. 

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


VOD

Projo: Pilihan Jokowi Pilihan Rakyat

Senin, 23 Mei 2022 | 15:20 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19