Kompas TV regional peristiwa

Benda Peninggalan Kerajaan Bone di Museum La Pawawoi yang Hilang Kini Ditemukan

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:44 WIB
benda-peninggalan-kerajaan-bone-di-museum-la-pawawoi-yang-hilang-kini-ditemukan
Ilustrasi - Hampir seluruh koleksi benda pusaka di Museum La Pawowoi hilang dicuri. (Sumber: direktoripariwisata.id)

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Deni Muliya

JAKARTA, KOMPAS.TV – Benda-benda peninggalan Kerajaan Bone di Museum La Pawawoi yang sebelumnya diduga hilang dicuri kini sebagian sudah ditemukan.

Polisi saat ini masih mendata dan menyelidiki benda-benda tersebut.

Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Yudi Wahyudin mengkonfirmasi hal tersebut.

Ia menyampaikan benda-benda bersejarah itu kini ada di kantor polisi.

”Kemungkinan besar belum semua benda ditemukan karena menurut informasi ada sebagian benda yang ditemukan. Benda-benda itu sedang dihitung jumlahnya dan diidentifikasi,” ucap Yudi, Rabu (19/1/2022), dilansir dari Kompas.id.

Menurut catatan registrasi Museum Lapawawoi Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ada 683 koleksi di museum itu.

Belum jelas berapa jumlah benda yang hilang dari museum dan kini ditemukan.

Adapun koleksi museum yang hilang, di antaranya, bendera dan stempel kerajaan, koleksi koin dan lemari penyimpanannya, duplikat rambut Raja Bone Arung Palakka, serta naskah kuno dengan aksara Lontaraq.

Yudi menyebutkan, pihak yang mengambil koleksi tersebut adalah mantan juru pelihara museum yang telah bekerja di museum selama tujuh tahun.

Kontrak kerjanya habis pada awal Januari 2022.

Hal itu berdasarkan penelusuran polisi dan pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sulawesi Selatan.

Mantan juru pelihara museum tersebut selama ini tinggal di area belakang museum.

Saat kontrak kerjanya habis, ia pun diminta untuk pindah.

Menurut kabar yang beredar, ia merupakan keturunan Raja Bone.


Sumber : Kompas TV/Kompas.id

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x