Kompas TV internasional kompas dunia

Taliban Memohon Negara Islam Mengakui Pemerintahannya di Afghanistan

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:24 WIB
taliban-memohon-negara-islam-mengakui-pemerintahannya-di-afghanistan
PM Sementara Afghanistan, Mohammad Hassan Akhund memohon agar negara Islam mau mengakui pemerintahan Taliban saat konferensi di Kabul, Rabu (19/1/2022). (Sumber: Taliban Prime Minister Media Office via AP)

Penulis : Haryo Jati | Editor : Desy Afrianti

KABUL, KOMPAS.TV - Perdana Menteri Sementara Afghanistan, Mohammad Hassan Akhund meminta negara Islam untuk mengakui pemerintahan Taliban.

Hal itu diungkapkan Akhund pada sebuah pertemuan di Kabul, Rabu (19/1/2022).

Ia mengungkapkan pemerintahan Taliban sudah memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk pengakuan resmi.

“Saya memohon agar negara Islam tak menunggu yang lainnya dan memimpin secara resmi negara Imarah Islam kami,” kata Akhund dikutip dari VOA.

Baca Juga: Korea Utara Bersiap Lawan AS, Kim Jong-Un Akan Kembali Uji Coba Nuklir dan Rudal Balistik

Ia menegaskan pengakuan itu akan membantu mempercepat upaya yang ditujukan untuk mengatasi masalah ekonomi dan kemanusiaan mengerikan yang dihadapi Afghanistan.

Hingga saat ini belum ada negara yang mengakui pemerintahan Taliban.

Pemerintah asing masih memperhatikan bagaimana kelompok ultra-konservatif itu akan memerintah Afghanistan saat ini.

Akhund pun menyalahkan krisis ekonomi negaranya disebabkan oleh sanksi internasional dan pembekuan dana cadangan Afghanistan senilai 9,5 miliar dolar AS atau setara Rp136 triliun yang dlakukan oleh Amerika Serikat (AS).

Anggota senior Kabinet Taliban lainnya dalam pertemuan itu, meminta agar sanksi ekonomi internasional segera diakhiri.

Sumber : VOA


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19