Kompas TV regional berita daerah

Rekayasa Jadi Korban Begal, Seorang Pria Diamankan Polisi

Kamis, 20 Januari 2022 | 13:54 WIB

Penulis : Kompastv Lampung

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Seorang pria di Lampung Selatan atas nama Firdaus Ahmad harus berurusan dengan polisi, usai membuat laporan dan keterangan palsu, mengaku menjadi korban tindak kejahatan begal.

Sebelumnya, pada Selasa (18/1/2022) malam lalu, Firdaus Ahmad yang merupakan karyawan swasta ini mendatangi Mapolsek Kedaton, Bandar Lampung dan mengaku bahwa dirinya telah kehilangan uang tunai bernilai jutaan rupiah usai dibegal di kawasan Purnawirawan, Rajabasa, Bandar Lampung.

Baca Juga: Sasar Pengguna Jalan yang Lengah, Penjambret Dibekuk Polisi

Menurut Kapolsek Kedaton Kompol Atang Sumsuri, saat dilakukan penyelidikan oleh petugas di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas tindak kejahatan yang terjadi.

Bahkan, menurut keterangan salah seorang warga yang tinggal di lokasi kejadian mengatakan tidak ada tindak kejahatan begal yang terjadi di kawasan jalan tersebut.

“Apa yang dilakukan ternyata tidak sesuai dengan apa yang dialami pelaku itu. Ternyata peristiwa itu (pembegalan) tidak benar,” ujarnya.

Sementara, setelah ditelusuri lebih dalam, akhirnya Firdaus Ahmad mengakui bahwa telah membuat laporan palsu agar bisa menghindari penggantian uang perusahaan untuk keperluan berjudi.

“Iya, digabungin duit kantor dan duit pribadi buat judi online. Saya khilaf, menyesal,” kata Firdaus Ahmad pelaku pembuat laporan palsu. 

Baca Juga: Polisi Amankan Pencuri Motor dari Amuk Warga

Saat ini, Firdaus Ahmad harus menjalani sejumlah pemeriksaan lebih lanjut dan terancam 7 tahun kurungan penjara dan dijerat dengan Pasal 220 dan Pasal 266 KUHP tentang Tindak Pemalsuan.

#laporanpalsu #begal #penipuan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19