Kompas TV internasional kompas dunia

Rusia Kukuh Menuntut Pelarangan Perluasan NATO ke Eropa Timur dan Bekas Uni Soviet

Kamis, 20 Januari 2022 | 03:00 WIB
rusia-kukuh-menuntut-pelarangan-perluasan-nato-ke-eropa-timur-dan-bekas-uni-soviet
Konvoi kendaraan lapis baja Rusia bergerak di sepanjang jalan raya di Krimea, Selasa (18/1/2022). Rusia telah memusatkan sekitar 100.000 tentara dengan tank dan senjata berat lainnya di dekat Ukraina dalam apa yang dikhawatirkan Barat dapat menjadi awal invasi (Sumber: AP Photo)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Deni Muliya

MOSKOW, KOMPAS.TV — Rusia kukuh dengan sikap kerasnya di tengah ketegangan atas penambahan pasukannya di dekat Ukraina.

Seorang diplomat tinggi memperingatkan bahwa Moskow hanya akan menerima jaminan "ketat" Amerika Serikat yang menghalangi ekspansi NATO ke Ukraina.

Pemimpin delegasi Rusia pada pembicaraan keamanan dengan Amerika Serikat di Jenewa pekan lalu.

Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov, menegaskan kembali hari Rabu, (19/1/2022) Moskow tidak berniat menyerang Ukraina seperti yang ditakuti Barat.

Tetapi jaminan keamanan barat adalah keharusan mutlak bagi Moskow, seperti dilansir Associated Press, Rabu (19/1/2022).

Pembicaraan di Jenewa dan pertemuan NATO-Rusia terkait di Brussel pekan lalu digelar saat Rusia sudah mengumpulkan sekitar 100.000 tentara di dekat Ukraina dalam apa yang dikhawatirkan Barat akan menjadi invasi.

Dalam sebuah langkah yang semakin memperkuat pasukan di dekat Ukraina, Rusia mengirim sejumlah pasukan yang tidak diketahui jumlahnya.

Pengiriman itu dilakukan untuk latihan perang besar-besaran bulan depan.

Dari timur jauh negara itu ke sekutunya Belarusia, yang berbatasan dengan Ukraina.

Pejabat Ukraina mengatakan, Moskow bisa saja menggunakan wilayah Belarusia untuk meluncurkan invasi multi-cabang potensial.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19