Kompas TV video vod

Usia 6-11 Banyak yang Belum Divaksin, PDPI Sarankan Anak SD Jangan PTM Dulu

Rabu, 19 Januari 2022 | 23:05 WIB

Penulis : Natasha Ancely

KOMPAS.TV – Munculnya sejumlah klaster sekolah perlu diwaspadai dan jadi peringatan penting untuk mengevaluasi kesiapan belajar dimasa pandemi covid-19.

Per 17 Januari 2022, total 39 sekolah di DKI Jakarta terpaksa menyetop sekolah tatap muka, karena ada guru dan siswa yang terinfeksi korona.

Sebelum Omicron diprediksi meledak pada Februari 2020, sekolah tatap muka diminta dievaluasi.

Hal ini karena penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah pascapenerapan sekolah tatap muka 100 persen kian mengkhawatirkan.

Transmisi lokal Covid-19 varian Omicron DKI Jakarta juga melonjak cepat hanya dalam hitungan hari.

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat, pada Senin (17/1), temuan kasus Omicron di ibu kota sudah mencapai 825 kasus dan 243 di antaranya adalah transmisi atau penularan lokal.

Baca Juga: Pelaksanaan PTM di 100 Persen di Tengah Varian Omicron, Apa Solusi Idealnya?

Pemerintah telah memprediksi, Februari hingga awal Maret, akan menjadi puncak penyebaran kasus Omicron.

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru Satriawan Salim mengatakan, pelaksanaan PTM bagi anak usia 6-11 tahun alias SD dianggap beresiko karena tingkat vaksinasinya masih di bawah 60 persen.

Satriawan juga menyayangkan di SKB 4 Menteri tidak ada opsi PJJ bagi orang tua. Dirinya pun meminta daerah-daerah untuk membuat semacam diskresi agar orang tua berhak memilih PTM khusunya bagi mereka yang khawatir.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebut, pihaknya sudah melakukan diskresi bagi sekolah yang belum siap.

Sementara itu, Ketua Pokja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan, meminta PTM ditiadakan dulu bagi siswa sekolah dasar karena tingkat vaksinasinya masih rendah.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19