Kompas TV video vod

Jadi Pekerja Migran Nonprosedural di Malaysia, Seorang Ibu Akhirnya Pulang setelah 20 Tahun Hilang

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:59 WIB

Penulis : Edwin Zhan

SEKADAU, KOMPAS.TV - Seorang ibu dan keenam anaknya, asal Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, akhirnya bisa pulang ke kampung halamannya setelah 20 tahun berada di Malaysia.

Ia bahkan sempat dikira hilang oleh keluarganya karena putus komunikasi bertahun-tahun.

Nuli Yustina, ibu enam anak, asal Desa Senangak, Kecamatan Naga Taman, Kabupaten Sekadau, akhirnya bisa pulang kembali ke indonesia setelah menanti lebih dari dua dekade.

Selama itu pula, ia kehilangan kontak dengan keluarganya.

Nuli merupakan Pekerja Migran Nonprosedural, yang saat usia 16 tahun dibawa ke Malaysia, untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) sejak 2001 silam.

Namun, selama delapan tahun bekerja, ia tak pernah dibayar.

Ia kemudian kabur dari majikannya dan diselamatkan sesama pekerja migran Indonesia (PMI) asal NTT yang kemudian jadi suaminya.

Namun, setelah suaminya meninggal, ia dan keenam anaknya terkatung-katung di Malaysia.

Beruntung, sebelum meninggal, sang suami sempat mengunggah sebuah utas ke media sosial yang dilihat oleh salah satu adik Nuli; lalu kemudian melapor ke BP2MI dan Yayasan Anak Bangsa.

BP2MI pun bergerak cepat dan memulangkan Nuli bersama keenam anaknya ke Indonesia dari Malaysia.

Setelah sempat ditampung dan diperiksa kesehatannya, Nuli bersama enam anaknya dijemput oleh Dinas Sosial Kabupaten Sekadau, ditemani petugas BP2MI dan yayasan anak bangsa.

BP2MI Pontianak mengimbau agar masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri untuk mengikuti prosedur resmi; hal ini untuk melindungi pekerja migran di luar negeri dari potensi adanya masalah.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19