Kompas TV regional berita daerah

Bahayakan Pejalan Kaki, Warga di Banjarmasin Inisiatif Buat Sendiri Tutup Drainase yang Hilang

Selasa, 18 Januari 2022 | 07:47 WIB

Penulis : KompasTV Banjarmasin

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Hilangnya sejumlah penutup drainase di trotoar Jalan S Parman meninggalkan lubang yang menganga cukup besar, seperti yang berada tepat di depan Kantor UDD PMI Kota Banjarmasin.

Keberadaannya yang mengkhawatirkan membuat, Suharyanto, warga di Banjarmasin berinisiatif melakukan penanganan secara mandiri.

Baca Juga: Jalan Titian Kayu di Pulau Bromo Rusak, Warga Harapkan Dibuat yang Lebih Layak

Pengalaman Suharyanto hampir terperosok saat ingin donor darah pada malam hari, membuat ia akhirnya membuat sendiri penutup drainase dari kayu menggunakan dana swadaya.

Pasalnya sejak kejadian sekitar 3 bulan lalu tersebut, lubang drainase belum juga dipasang dan seolah tanpa penanganan.

Merogoh kocek pribadi hingga jutaan rupiah, Ia membuat tutup drainase dari paparan kayu ulin.

Sedikitnya sebanyak 5 lubang drainase yang ukurannya bervariasi di depan Kantor PMI,  sabtu (15/1/2022) ditutupi menggunakan penutup darurat dari kayu ulin tersebut.

“Tidak aman bagi pengguna jalan raya itu sendiri, juga untuk pejalan kaki, jadi saya berharap ini segera ada tindak lanjut,” ucap Suharyanto.

Sementara, karena merupakan jalan nasional, Dinas PUPR Banjarmasin menyebut penanganannya berada di balai jalan.

Meski demikian pihaknya mengakui terdapat ratusan kasus serupa di Banjarmasin.

Seperti kasus hilangnya beberapa manhole di Jalan Kuin Banjarmasin.

Sementara untuk pergantian masih dipertimbangkan bahan yang tidak mudah hilang atau dicuri.

"Kita sedang cari bahan apa yang tidak dicuri-curi, sementara saya minta pakai ulin dulu, kalau pakai besi itukan pesan lagi, hilang lagi," ucap Plt Kadis PUPR Banjarmasin,  Rini Subantari.

Baca Juga: Banjir Rendam Kantor Polsek Mataraman, Tahanan Terpaksa Dievakuasi

Upaya warga diharapkan meminimalisir risiko saat warga berjalan di trotoar atau beraktivitas di sekitar Gedung PMI.

Juga mendorong pihak berwenang segera melakukan tindakan sebab masih terdapat sejumlah lubang drainase terbuka yang belum tertangani.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19