Kompas TV internasional kompas dunia

Turki Bebaskan Jurnalis Jerman yang Dituduh Sebarkan Propaganda Teroris dan Gabung Partai Komunis

Senin, 17 Januari 2022 | 21:20 WIB
turki-bebaskan-jurnalis-jerman-yang-dituduh-sebarkan-propaganda-teroris-dan-gabung-partai-komunis
Jurnalis Jerman, Mesale Tolu, saat menghadiri sidang di Istanbul pada Oktober 2018. Pada Januari 2022, Tolu dibebaskan dari segala tuduhan. (Sumber: Emrah Gurel/Associated Press)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

ANKARA, KOMPAS.TV - Pengadilan Turki memutuskan jurnalis asal Jerman, Mesale Tolu, tidak bersalah usai menjalani proses pengadilan bertahun-tahun. Sebelumnya, jurnalis itu dituduh terkait aktivitas terorisme.

“Setelah 4 tahun, delapan bulan, dan 20 hari: dibebaskan dari kedua tuduhan!” cuit Tolu usai hakim memutuskannya tak bersalah, Senin (17/1/2022).

Jurnalis kelahiran 1984 itu ditahan Turki karena dituduh terkait propaganda teroris dan menjadi anggota organisasi teroris, Partai Komunis Turki/Marxis-Leninis (TKP/ML).

Tolu ditahan selama delapan bulan sejak penangkapannya pada 2017. Ia kemudian dibebaskan tetapi tidak boleh meninggalkan Turki hingga Agustus 2018.

Baca Juga: Hendak Wawancarai Pemimpin Geng Kriminal, 2 Jurnalis Ditembak Mati Geng Lawan

Sebelum ditangkap, Tolu bekerja sebagai jurnalis dan penerjemah bagi kantor berita ETHA.

Penangkapan Tolu sempat menambah ketegangan hubungan Jerman-Turki. Berlin tak terima karena Turki menangkap delapan warga Jerman atau Jerman-Turki pada waktu itu.

Jerman menuduh penangkapan-penangkapan tersebut bermotif politis.

Kebebasan pers di Turki disorot

Menurut organisasi perlindungan jurnalis, Committee to Protect Journalists (CPJ), jurnalis-jurnalis ditargetkan oleh otoritas Turki demi memberi tekanan berat untuk menyensor kebebasan pers. 

CPJ menyebut sejumlah peraturan perundang-undangan di Turki represif bagi jurnalis.

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19