Kompas TV video vod

Dok, Saya Tidak Ada Niatan Vaksin Kedua. Apakah Ada Efek Samping Berkepanjangan?

Senin, 17 Januari 2022 | 15:15 WIB

Penulis : Shinta Milenia

KOMPAS.TV - Anda kembali bersama segmen Sehat di Tengah Pandemi.

Seperti biasa setiap hari Senin kita akan membahas seputar vaksinasi Covid-19.

Anda dapat melayangkan pertanyaan melalui instagram @sapaindonesia_kompastv sehari sebelum tayang atau melalui telepon interaktif saat ini di nomor 021-5366-0500.

Dan hari ini kita bersama Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau Komnas KIPI, Profesor Hinky Hindra Irawan Satari.

Pertanyaan:

@Nindyaachry: “Dok saya mau bertanya. Saya mnerima vaksin dengan jenis yang berbeda, yang pertama pakai biofarma yang kedua pakai sinovac. Hal ini terjadi karena kartu vaksin saya hilang dirumah. Namun setelah divaksin pakai sinovac. Saya pulang ke rumah, ibu saya menemukan kartu vaksin saya, ternyata pakai biofarma, apakah aman Dok?”

Baca Juga: Konsumsi Bunga Telang Ampuh Turunkan Gula Darah, Ini 6 Manfaat Lainnya bagi Kesehatan

@Hennywidias: “Selamat pagi Dok, anak saya sekitar 6 bulan yang lalu yaitu tanggal 26 Juli 2021 habis operasi kelenjar getah bening. Apakah sudah boleh divaksin covid? Dikarenakan di sekolahnya diwajibkan vaksin. Terma kasih, sekiranya dokter bisa menjawab pertanyaan saya,”

@Mizwann95: Saya vaksin pertama tanggal 4 Desember dan dijadwalkan vaksin kedua tanggal 31 Desember. Karena satu dan lain hal saya tidak mengikuti vaksin kedua dan tidak berkeinginan untuk vaksin kedua. Sejauh ini selama melakukan vaksin pertama tidak ada efek sampingnya. Apakah berbahaya jika saya ridak vaksin kedua dok? Apakah ada efek samping berkepanjangan nantinya?”

Baca Juga: IDI Ingatkan Tenaga Kesehatan Siap-Siap Hadapi Lonjakan Covid-19 Varian Omicron

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19