Kompas TV video vod

Sampai Mana Pemulihan Dampak Kerusakan Gempa Bumi Magnitudo 6.6 di Banten?

Senin, 17 Januari 2022 | 11:51 WIB

Penulis : Edwin Zhan

PANDEGLANG, KOMPAS.TV - Para korban gempa Pandeglang, Banten, mulai memperbaiki rumah mereka yang rusak.

Warga memanfaatkan sisa reruntuhan bangunan untuk memperbaiki sementara rumah mereka.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak terus mendistribusikan bantuan bagi para korban gempa.

Hari Minggu (16/1) kemarin, warga mulai memperbaiki rumah mereka dengan material sisa reruntuhan bangunan yang masih bisa terpakai.

Warga juga memakai bambu atau kayu untuk menyangga bagian rumah mereka.

Kampung Cibugang, Kecamatan Cihara, Lebak, Banten, menjadi salah satu titik terdampak gempa yang cukup parah.

Di Kecamatan Sumur, Pandeglang, sebanyak 150 personel Polda Banten membersihkan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kerta Mukti 2 yang juga terdampak gempa.

SDN Kerta Mukti 2 tergolong rusak sedang, di mana salah satu ruangan, dinding, dan atapnya roboh.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, meninjau sejumlah titik terdampak gempa di Pandeglang, Banten, kemarin.

Menko PMK melihat kondisi bangunan rumah, sekolah, serta puskesmas Kecamatan Sumur yang rusak akibat guncangan gempa bermagnitudo 6.6 pada Jumat (14/1) lalu.

Muhadjir menyatakan, pemerintah akan langsung memperbaiki fasilitas pendidikan yang terdampak gempa.

Baca Juga: Menunggu Perbaikan Sekolah dan Antisipasi Gempa Susulan, Siswa Pandeglang Belajar di Tenda Darurat

Sementara itu BPBD Lebak terus mendistribusikan bantuan untuk korban gempa.

Personel BPBD Lebak memfokuskan pendistribusian logistik ke beberapa lokasi terdampak gempa yang akses nya sulit untuk dilalui, seperti dua desa yang berada di Kecamatan Cihara; yaitu Desa Citeupuseun dan Desa Barunai.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19