Kompas TV video vod

Penendang Sesajen Semeru Ditahan, Rektor UIN Sunan Kalijaga: Mohon Pelaku Dimaafkan

Minggu, 16 Januari 2022 | 18:00 WIB

Penulis : Dea Davina

LUMAJANG, KOMPAS.TV - Bupati Lumajang, Jawa Timur, Thoriqul Haq, mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah menangkap Hadfana Firdaus, penendang sesajen di wilayah erupsi Gunung Semeru.

Bupati Thoriqul Haq meminta proses hukum terhadap pelaku dapat terus berlanjut.

Hal ini dinilainya sesuai dengan harapan warga Lumajang, karena tindakan pelaku berpotensi menimbulkan konflik.

Sementara, Al Makin, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, tempat pelaku pernah belajar, meminta masyarakat, dan penegak hukum memaafkan pelaku penendang sesajen di Gunung Semeru.

Al Makin menilai, dibandingkan dengan kasus penendangan sesajen, banyak kasus lain yang lebih berat pelanggarannya, tetapi tidak masuk ranah hukum.

Oleh karenanya, ia meminta proses hukum terhadap Hadfana Firdaus dihentikan.

Pihak Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta mengakui Hadfana Firdaus adalah mantan mahasiswa di kampus itu, tetapi drop out pada semester enam.

Sehingga, saat kasus penendangan sesajen di Semeru viral di media sosial, Hadfana Firdaus, tidak lagi tercatat sebagai mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan penendang sesajen di gunung Semeru, Hadfana Firdaus, sebagai tersangka kasus ujaran kebencian, dan perbuatan tidak menyenangkan, setelah menangkap pelaku di Bantul, Yogyakarta.

Polisi menyebut aksi pelaku menendang, dan membuang sesajen merupakan spontanitas, karena pemahaman keyakinan tersangka.

Kini polisi masih memeriksa sejumlah barang bukti, berupa video yang disebarkan pelaku, untuk proses penyidikan.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19