Kompas TV nasional peristiwa

Awas! Merokok Saat Berkendara Bisa Kena Tilang Polisi, Didenda Rp750.000

Sabtu, 15 Januari 2022 | 07:56 WIB
awas-merokok-saat-berkendara-bisa-kena-tilang-polisi-didenda-rp750-000
Ilustrasi merokok saat berkendara. Bisa ditilang dan didenda Rp750.000. (Sumber: SHUTTERSTOCK)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Merokok saat berkendara ternyata bisa kena tilang polisi dan terancam dipidana paling lama tiga bulan atau denda Rp750.000.

Hal tersebut sesuai dengan Pasal 283 juncto Pasal 106 juncto Ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,” demikian bunyi Pasal 283.

Baca Juga: Pengacara Sebut Video Pria Tendang Sesajen Hanya Dibagikan di Grup Kajian Ibu-Ibu: untuk Mengedukasi

Hal ini dipertegas lagi oleh Kasubdit Penegak Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY AKBP Jan Benjamin mengatakan bahwa merokok merupakan kondisi yang dapat mengganggu konsentrasi pengemudi hingga dinilai melanggar peraturan lalu lintas.

Dengan demikian, polisi berhak menindak warga yang kedapatan berkendara sembari merokok.

“Bukan hanya ditegur, tapi ditilang karena itu sudah berupa pidana atau denda,” kata Jan, dikutip dari Tribunnews, Sabtu (15/1/2022).

Apabila warga ingin merokok, ungkap Jan Benjamin, ada baiknya untuk menepi terlebih dahulu ketimbang merokok sembari berkendara yang juga dapat membahayakan pengendara lain.

Di sisi lain, polisi juga diminta untuk menurunkan tingkat fatalitas berkendara hingga 50 persen.

Oleh karenanya, pihak kepolisian akan memperketat monitoring, terutama pada hal yang mengganggu fokus berkendara, seperti bermain ponsel, mendengarkan musik, dan merokok saat berkendara.

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV/Tribunnews



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19