Kompas TV regional hukum

Ada Kasus Dugaan Suap Pejabat Kepolisian di Medan, Komisi III DPR Dukung Penyelidikan oleh Propam

Jumat, 14 Januari 2022 | 23:48 WIB
ada-kasus-dugaan-suap-pejabat-kepolisian-di-medan-komisi-iii-dpr-dukung-penyelidikan-oleh-propam
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung Divisi Propam Polri untuk menyelidiki dugaan kasus suap di kepolisian Polrestabes Medan. (Sumber: dpr.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Dikabarkan ada sejumlah pejabat kepolisian di Polrestabes Medan yang diduga menerima uang suap sebesar Rp300 juta dari seorang istri bandar narkoba. Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung Divisi Propam Polri untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

Menurutnya, sudah seharusnya oknum polisi yang diduga menerima suap tersebut "dibersihkan" dari institusi Kepolisian.

"Saya sangat mendukung Kadiv Propam Polri melakukan 'pembersihan' institusi Polri dari oknum-oknum yang sengaja atau tidak sengaja menerima suap dari siapa pun," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Tindakan menerima suap, dinilainya merupakan bentuk ketidakamanahan atas jabatan yang diberikan, terutama kalau benar suap yang diterima berasal dari bandar narkoba.

Baca Juga: Hampir Bebas, Bandar Narkoba di Semarang Tertangkap Kendalikan Bisnis dari Penjara

Untuk itu, Sahroni meminta Propam Polri menindak tegas oknum polisi di Medan tersebut jika memang terbukti menerima suap karena ketegasan sangat penting agar menjadi peringatan bagi polisi lainnya.

"Kalau memang terbukti, saya minta para oknum ini dihukum seberat-beratnya oleh Propam Polri karena mereka telah mencoreng nama baik Polri," ujarnya.

Sahroni berharap, Propam Polri tidak pandang bulu memberikan hukuman karena hukumnya wajib menegakkan wibawa Polri, yaitu bukan institusi yang bisa disuap.

Diketahui, Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo sebelumnya pernah menegaskan, pihaknya akan segera menyelidiki kebenaran informasi ada sejumlah pejabat kepolisian di Polrestabes Medan yang diduga telah menerima uang suap sebesar Rp300 juta dari seorang istri bandar narkoba.

“Propam Polri akan menindak tegas anggota polisi yang terbukti melakukan kesalahan,” ujarnya.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19