Kompas TV regional kriminal

Detik-Detik Polisi Diadang Massa saat Antar Panggilan untuk Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan

Jumat, 14 Januari 2022 | 22:18 WIB
detik-detik-polisi-diadang-massa-saat-antar-panggilan-untuk-anak-kiai-jombang-tersangka-pencabulan
Potongan video viral pengadangan polisi di depan pesantren di Jombang Jawa Timur, Kamis (13/1/2022). (Sumber: Istimewa via Kompas.com)

JOMBANG, KOMPAS.TV - Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan anggota polisi berpakaian preman diadang saat akan masuk ke Komplek Pesantren Shiddiqiyah, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (13/1/2022).

Dalam video yang viral itu, terlihat pria yang diduga anggota polisi dari Polda Jatim hendak mengantarkan surat panggilan untuk anak kiai pesantren berinisial MSA.

Baca Juga: Modus Pelaku Pencabulan 3 Santriwati di Bandung, Ajari Tenaga Dalam

Diketahui, MSA telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pencabulan.

"Saya hanya menjalankan tugas mengantarkan surat panggilan untuk Mas Bekhi (MSA). Kalau tidak ada tidak apa-apa, kami tidak akan mengganggu ketentraman bapak-bapak," kata pria dalam video tersebut.

Sementara itu, puluhan massa yang melakukan pengadangan terlihat beberapa kali melantunkan bacaan, "Ya Jabbar, Ya Qohar."

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan adanya kejadian pengadangan terhadap penyidik Polda Jatim yang mengantar surat panggilan untuk tersangka MSA.

Baca Juga: Kronologi Tersangka Kasus Pencabulan Kabur, Ditemukan Tewas di Kali Bekasi

"Video itu Kamis siang. Penyidik mengantar surat panggilan, tapi yang bersangkutan (MSA) tidak ada di tempat," kata Gatot saat dikonfirmasi seprti dikutip dari Kompas.com pada Jumat (14/1/2022).

Adapun panggilan tersebut, menurut Gatot, merupakan panggilan yang kedua kalinya. Namun demikian, penyidik batal bertemu MSA lantaran yang bersangkutan tak ada di lokasi.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19