Kompas TV internasional kompas dunia

Unik, Peternak Ini Pakaikan Kacamata VR ke Sapi untuk Tingkatkan Produksi Susu

Kamis, 13 Januari 2022 | 19:45 WIB
unik-peternak-ini-pakaikan-kacamata-vr-ke-sapi-untuk-tingkatkan-produksi-susu
Peternak di Turki memakaikan kacamata VR ke sapinya agar bisa meningkatkan produksi susu. (Sumber: Anadolu Agency)

Penulis : Haryo Jati | Editor : Vyara Lestari

AKSARAY, KOMPAS.TV - Cara unik dilakukan peternak Turki untuk meningkatkan produksi susu sapi-sapinya.

Izzet Kocak memakaikan kacamata VR (Virtual Reality) kepada sapi-sapinya, yang membuat mereka merasa tengah berada di tengah padang rumput hijau di musim panas.

Kocak adalah generasi ketiga dari keluarga peternak yang memiliki 180 sapi di Aksaray, Turki.

Ia mampu mempertahankan bisnisnya untuk waktu lama karena selalu berusaha menyesuaikan dengan zaman.

Baca Juga: Pria India yang Disuntik Vaksin Covid-19 11 Kali Bersembunyi, Ancam Bunuh Diri Jika Ditangkap

Sebelumnya, ia bereksperimen menggunakan musik klasik untuk membuat sapi-sapinya menjadi rileks.

Kini, ia bereksperimen dengan memakaikan kacamata VR kepada sapinya, agar hewan itu merasa berada di padang rumput yang hangat, alih-alih berada di kandang peternakan pada musim dingin.

“Rata-rata kami memiliki 22 liter susu setiap harinya dari sapi kami. Kami memakaikan kacamata VR kepada dua sapi, membuatnya melihat padang rumput hijau yang cerah setiap hari, dan produksi susu hariannya meningkat jadi 27 liter,” tuturnya kepada Anadolu Agency.

“Kacamata ini secara emosional bagus untuk hewan, dan menyadari membuat stress hewan menjadi berkurang. Hal ini berdampak pada jumlah susu dan kualitasnya,” tambah Kocak.

Kocak mengaku terinspirasi dari sebuah artikel berita mengenai sapi yang memakai kacamata VR di peternakan di Rusia.


Sumber : Anadolu Agency

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19