Kompas TV nasional hukum

KPK Apresiasi Putusan Hakim Tipikor yang Beri Hukuman Berat ke Stepanus Robin dan Maskur Husain

Rabu, 12 Januari 2022 | 21:50 WIB
kpk-apresiasi-putusan-hakim-tipikor-yang-beri-hukuman-berat-ke-stepanus-robin-dan-maskur-husain
Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri saat memberi pernyataan terkait vonis hakim terhadap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan rekannya Maskur Husain, Rabu (12/1/2022). (Sumber: KOMPAS TV)

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Deni Muliya

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang menjatuhkan vonis 11 tahun dan 9 tahun penjara kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan rekannya Maskur Husain.

Selain pidana badan, keduanya juga dibebankan membayar denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan dan uang pengganti Rp2.322.577.000 untuk terdakwa Stepanus Robin, serta Rp8.702.500.000 dan 36 ribu dolar AS untuk terdakwa Maskur. 

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan, meski vonis yang diberikan terhadap kedua terdakwa lebih rendah dari tuntutan JPU KPK, namun putusan secara independen tersebut patut diapresiasi KPK.

Baca Juga: Tok! Stepanus Robin Pattuju Divonis 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp2,3 Miliar

JPU KPK sebelumnya meminta hakim menjatuhkan 12 tahun penjara kepada Stepanus Robin dan 10 tahun penjara untuk Maskur Husain.

"Apa yang telah dipertimbangkan dan diputuskan majelis hakim hari ini, bahwa terdakwa Stepanus Robin Pattuju terbukti bersalah, sebagian besar telah sesuai dengan apa yang KPK uraikan dalam uraian surat tuntutan tim Jaksa," ujar Ali Fikri dalam pesan tertulisnya, Rabu (12/1.2022).

Selain mengapresiasi vonis terhadap dua terdakwa, KPK juga menghargai keputusan majelis hakim yang menolak permohonan justice collaborator (JC) atau saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum yang diajukan terdakwa Stepanus Robin.

Ali Fikri menyatakan, pertimbangan hakim yang menilai alasan Stepanus Robin mengajukan JC untuk membongkar peran Wakil Ketua KPK Lili Pintauli tidak memiliki relevansi dengan perkara yang disidangkan sudah tepat.

Baca Juga: Divonis 11 Tahun Penjara, Ini 5 Perkara yang Digarap Eks Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju

Menurutnya, peran para pihak yang dituangkan terdakwa Stepanus Robin dalam permohonan JC sudah sesuai dengan fakta hukum hasil persidangan. 

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19