Kompas TV regional berita daerah

Kakek Cabuli Anak Tetangga di bawah Umur

Rabu, 5 Januari 2022 | 13:10 WIB

Penulis : Kompastv Lampung

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Seorang kakek di Bumi Waras, Kota Bandar Lampung harus berurusan dengan polisi, usai mencabuli anak tetangga yang masih berusia enam tahun.

Dalam pengakuannya kepada polisi, pelaku berinisial HD (65) tega berbuat cabul lantaran tidak kuat menahan nafsunya.

Baca Juga: Bejad! Kakek Cabuli Cucu Berusia Tiga Tahun

Korban yang pada saat itu tengah bermain, di minta pelaku untuk membelikan sesuatu ke warung terdekat. Namun, saat korban kembali, pelaku justru menggiringnya masuk ke rumah dan melancarkan aksinya dengan iming-iming uang sebesar 4 ribu rupiah.

“Saya panggil (korban) buat beli rokok. Setelah itu, saya kasih uang 4 ribu kalau mau tiduran,” kata pelaku HD.

Menurut Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Hari Budianto, saat ini HD (65) telah diamankan petugas untuk menghindari terjadinya aksi main hakim sendiri oleh keluarga korban dan tengah dalam pemeriksaan kepolisian, guna menentukan hukum pidana yang sesuai untuk menjerat pelaku.

“Ya, betul laporan tersebut. Saat ini, pelaku sudah kami amankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diingingkan dan tengah dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas kepolisian dari Polsek Teluk Betung Selatan juga turut mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan uang tunai.

Baca Juga: Bejad! Ayah Cabuli Anak Tiri Selama Sembilan Tahun

Atas kejadian tersebut, para orang tua diimbau dapat lebih ketat mengawasi aktivitas sang anak, demi terhindar dari para predator anak dan kasus serupa.

Peristiwa pencabulan yang terjadi di Bandar Lampung ini, menambah panjang rentetan kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak-anak di bawah umur.

#pencabulan #perlindungananak #kekerasanseksual

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19