Kompas TV nasional hukum

Pengakuan Dino Patti Djalal yang Diancam akan Dihabisi Nyawanya usai Bongkar Kasus Mafia Tanah

Selasa, 4 Januari 2022 | 09:47 WIB
pengakuan-dino-patti-djalal-yang-diancam-akan-dihabisi-nyawanya-usai-bongkar-kasus-mafia-tanah
Mantan duta besar Indonesia untuk AS, Dino Patti Djalal. (Sumber: Ambaranie Nadia K.M)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengaku mendapat ancaman akan dihabisi nyawanya usai membongkar kasus mafia tanah.

Menurut Dino, orang yang mengancam dirinya datang dari salah satu tersangka kasus mafia tanah berinisial M alias T. 

Baca Juga: Polisi Bongkar Kasus Mafia Tanah Milik Ibunda Dino Patti Djalal

Seperti diketahui, tersangka M berupaya menyerobot tanah dan bangunan milik ibunda Dino Patti Djalal.

Dino menjelaskan, dirinya tidak secara langsung menerima ancaman tersebut. Tapi dia diberitahukan oleh salah seorang terdakwa dalam kasus serupa yang saat ini ditahan di Rutan Cipinang.

"Jadi, dia menyuruh orang untuk menghabisi saya. Yang disuruh itu salah satu pelaku sindikat,” kata Dino Patti Djalal di Jakarta yang dikutip dari Antara pada Selasa (4/1/2022). 

Baca Juga: Ternyata Tanah Longsor di Kemang Berasal dari Rumah Ibunda Dino Patti Djalal

“Cuma pelaku yang disuruh ini karena dia tidak mau ambil risiko makanya dia bocorkan rencana itu. Jadi, dia maunya diam-diam, saya udah 'lewat' gitu." 

Adapun pelaku pengancaman M alias T, kata Dino Patti Djalal, saat ini telah ditahan oleh Polda Metro Jaya dan kasusnya akan segera disidangkan.

Karena ancaman itulah, mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat ini melaporkannya ke Polda Metro Jaya untuk penanganan lebih lanjut atas pengancaman terhadap dirinya.

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19