Kompas TV nasional viral

Kebiasaan Merokok saat Berkendara Tak Kunjung Sembuh, Sebetulnya Ada Larangannya Tidak?

Minggu, 2 Januari 2022 | 18:32 WIB
kebiasaan-merokok-saat-berkendara-tak-kunjung-sembuh-sebetulnya-ada-larangannya-tidak
Ilustrasi merokok saat berkendara yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. (Sumber: SHUTTERSTOCK)

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kembali terjadi, seorang pengguna jalan raya menjadi korban abu rokok dari pengendara sepeda motor.

Kali ini korbannya adalah seorang perempuan yang matanya terkena abu panas yang berasal dari rokok pengendara motor tak bertanggung jawab.

Kejadian nahas yang menimpa perempuan tersebut mencuat ke publik setelah dibagikan oleh akun Instagram @agoezbandz4, sehingga banyak warganet yang mengecam kebiasaan merokok sambil berkendara.

"Buat mas-mas yang buang bara rokok didepan motor gue tadi. Bara lu mantep banget mas bola mata gue sampe melepuh," bunyi tulisan yang tertera dalam foto yag dibagikan @agoezbandz4, Sabtu (1/1/2022).

Baca Juga: Mulai Hari Ini Harga Rokok Naik, Tembus Rp40 Ribu per Bungkus

Dari kejadian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebiasaan merokok saat berkendara di jalan itu masih ada di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Ibarat penyakit, kebiasaan yang sangat mungkin merugikan orang lain itu tak kunjung sembuh hingga saat ini.

Lalu, menurut Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sonny Susmana, kebiasaan merokok saat berkendara juga memicu risiko kecelakaan lalu lintas.

"Sebab, pemotor yang merokok saat berkendara tidak akan maksimal saat memegang handle grip," jelas Sonny dikutip dari Kompas.com, Minggu (2/1/2022).

Selain itu, merokok sambil berkendara itu dapat menurunkan pula tingkat defensive atau safety riding pengendara, terutama ketika hendak menghindari objek di depan.


Sumber : Kompas.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19