Kompas TV nasional peristiwa

Korpolairud Berhasil Tindak 9 Kapal Ikan Asing di Laut Natuna Selama 2021

Jumat, 31 Desember 2021 | 23:35 WIB
korpolairud-berhasil-tindak-9-kapal-ikan-asing-di-laut-natuna-selama-2021
Ilustrasi kapal ikan berbendera asing di lautan Indonesia. (Sumber: Kompas.tv/Ant)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Fadhilah

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri berhasil menangkap 9 unit kapal nelayan berbendera asing yang melakukan tindak illegal fishing di wilayah Perairan Natuna. 

Dari kapal nelayan yang ditangkap selama 2021 itu, setidaknya 75 awak kapal diamankan oleh kepolisian.

Kini kasus para nelayan asing yang melakukan illegal fishing tersebut telah diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Tahun ini alhamdulillah ada 9 kapal ikan asing berbendera Vietnam dan Malaysia yang berhasil kita tangkap yang terjadi di wilayah Naturna Utara," jelas Direktur Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Yassin Kosasih kepada Kompas TV, Jumat (31/12/2021).

Baca Juga: Yasonna Serahkan Sembilan Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Selain itu Yassin mengungkapkan, Korpolairud Baharkam Polri juga berhasil menyelamatkan kerugian negara hampir Rp1 triliun selama tahun 2021.

Total kerugian negara tersebut berasal dari ratusan kasus yang telah ditindak pihak kepolisian dalam waktu satu tahun ini.

"Terkait pengungkapan tindak pidana, kami mengungkap 655 kasus tindak pidana selama tahun 2021. Sebanyak 519 kasus ditangani Ditpolair Mabes Polri dan 136 kasus oleh Ditpolairud Polda jajaran," jelasnya.

Sejumlah kasus yang menonjol selama 2021 yakni penindakan kapal ikan asing yang melakukan illegal fishing dan penyelundupan benih lobster.

Baca Juga: Bakamla: Pengamanan Perairan Natuna Dekat Laut China Selatan Tetap Jadi Prioritas di 2022

Sumber : Kompas TV/Tribunnews


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19