Kompas TV nasional hukum

Terungkap! Orang Dekat Azis Syamsuddin Minta Suap Rp2,1 Miliar ke Pemkab Lampung Tengah

Senin, 27 Desember 2021 | 21:49 WIB
terungkap-orang-dekat-azis-syamsuddin-minta-suap-rp2-1-miliar-ke-pemkab-lampung-tengah
Mantan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman menjadi saksi untuk bekas Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (27/12/2021). (Sumber: Kompas TV/Ant/Desca Lidya Natalia)

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sidang suap pada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur mengungkapkan pengakuan baru terkait permintaan uang Rp2,1 miliar dari orang dekat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Pengakuan itu terlontar dari Mantan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (27/12/2021).

Taufik mengaku, pihak Pemkab Lampung Tengah memberi uang Rp2,1 miliar pada orang dekat Azis Syamsuddin agar mempermudah pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) wilayahnya pada APBD Perubahan (APBN-P) Tahun Anggaran 2017.

"Waktu pengurusan itu ada yang membantu namanya Aliza Gunado. Pertama ketemu dia cerita kalau dia orang kepercayaan Pak Azis Syamsuddin," tutur Taufik, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Minta KPK Buka CCTV DPR

Aliza Gunado adalah staf Wakil Ketua MPR Mahyudin. Selain Aliza, orang dekat Azis Syamsuddin lainnya adalah Edi Sujarwo.

Taufik Rahman mengetahui soal permintaan suap itu karena mendapat tugas membuat proposal DAK APBN-P 2017 yang ditujukan kepada Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Pihak Pemkab Lampung Tengah pun mendekati Azis Syamsuddin, dengan harapan mantan anggota DPR dapil Lampung itu mau membantu pencairan anggaran untuk pembangunan wilayah mereka.

Apalagi, Azis Syamsuddin saat itu menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR RI. Akan tetapi, keinginan Pemkab Lampung Tengah itu berujung kekecewaan.

Pemkab Lampung Tengah berharap mendapat DAK sebesar Rp290 miliar. Namun, Aliza Gunado meminta Taufik mengubah nilai proposal DAK.

Halaman Selanjutnya

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Tanaman Varigata Dari Bali

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:51 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
17:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19