Kompas TV nasional kesehatan

2 Kasus Omicron dari Perjalanan Internasional, Satgas Covid-19 Imbau WNI Tunda Pulang ke Tanah Air

Sabtu, 18 Desember 2021 | 20:43 WIB
2-kasus-omicron-dari-perjalanan-internasional-satgas-covid-19-imbau-wni-tunda-pulang-ke-tanah-air
Ilustrasi temuan kasus Covid-19 varian Omicron. (Sumber: iStockphoto/Thomas Faull)

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Satgas Covid-19 mengimbau warga negara Indonesia (WNI) menunda kedatangan ke tanah air sebagai pencegahan masuknya varian baru B.1.1.529 Omicron.

Imbauan ini menyusul ditemukannya dua kasus varian Omicron dari pelaku perjalanan internasional yang datang ke Indonesia. 

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny Harry B Harmadi menyatakan pada dasarnya pemerintah tidak bisa menutup secara total pintu masuk kedatangan internasional. 

Hal ini dikarenakan banyak WNI yang berada di luar negeri ingin kembali ke tanah air. Namun tingginya penularan varian Omicron di luar negeri membuat Satgas mengeluarkan aturan pengetatan.

Baca Juga: Kasus Omicron Bertambah Jadi 3 Orang! Pasien Terkonfirmasi Laki-laki Usia 42 dan 50 Tahun

Menurut Sonny, meski aturan karantina sudah ditambahkan, dan adanya sejumlah negara yang dicegah sementara masuk ke Indonesia, tapi kemungkinan varian Omicron masuk bisa terjadi.  

Faktornya sudah banyak negara yang menyatakan terkonfirmasi positif dan negara tidak bisa menolak WNI yang datang dari luar negeri.

"Kalau WNA mungkin kita bisa cegah sementara waktu, tetapi untuk WNI dan tidak mungkin menolak mereka masuk," ujar Sonny dalam diskusi berjudul "Heboh Omicron", Sabtu (18/12/2021). Dikutip dari Kompas.com.

Sonny juga meminta masyarakat tidak bepergian ke luar negeri karena beberapa negara tengah mengalami lonjakan Covid-19.

Baca Juga: Kemenkes soal Dua Pasien Baru Omicron: Jangan ke Luar Negeri Dulu demi Kebaikan Bersama

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19