Kompas TV nasional berita utama

Berandalan Ancam Keselamatan Jiwa, Kapolda Banten: Saya Perintahkan Tembak di Tempat

Kamis, 9 Desember 2021 | 17:01 WIB
berandalan-ancam-keselamatan-jiwa-kapolda-banten-saya-perintahkan-tembak-di-tempat
Ilustrasi aksi begal motor. Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti menilai harus ada tindakan tegas terhadap pelaku begal salah satunya dengan tembak di tempat. (Sumber: gridmotor.motorplus-online.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Rudy Heriyanto perintahkan jajarannya tembak di tempat bagi berandalan di jalan yang mengancam keselamatan jiwa masyarakat.

Sebab, perbuatan berandalan bukan hanya membahayakan jiwa masyarakat tetapi juga personel kepolisian yang bertugas di lapangan.

“Kami perintahkan petugas agar menembak ditempat untuk menghentikan ancaman berandalan itu,” ucap Irjen Rudy Heriyanto seperti dikutip dari Antara, Kamis (9/12/2021).

Bukan tanpa alasan, Rudy mengutarakan pada akhir November 2021 lalu, berandalan jalanan membawa senjata tajam dan melakukan aksi di ruas Jalan Cileles-Malingping di Gunungkencana, Kabupaten Lebak.

Akibatnya dari tindakan berandalan itu, tiga orang terluka dan satu orang di antaranya meninggal dunia.

Tidak hanya itu, Irjen Rudy Heriyanto juga mengatakan bahwa viral di media sosial berandalan jalanan merekam aksinya dengan senjata tajam membahayakan orang lain di Serang, Banten.

Baca Juga: Polisi dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Narkoba Jaringan Internasional, 39 Tersangka Ditangkap

Oleh karenanya, Irjen Rudy Heriyanto mengatakan penggunaan senjata api oleh personel kepolisian dapat direalisasikan untuk melindungi dan membela diri.

“Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas untuk kita lindungi, jangan ragu gunakan senjata api yang dimiliki guna menghentikan ancaman yang membahayakan keselamatan masyarakat dan personel dalam bertugas,” ucap Rudy.

Di samping itu, lanjutnya, penggunaan senjata api oleh personel kepolisian juga diperbolehkan sesuai Pasal 47 Perkap Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi HAM.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19