Kompas TV nasional sosial

Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Buka Lowongan Kerja Minimal S1, Ini Posisinya

Rabu, 8 Desember 2021 | 21:28 WIB
kedutaan-besar-jepang-di-indonesia-buka-lowongan-kerja-minimal-s1-ini-posisinya
Ilustrasi bekerja dari kantor (Sumber: dok. Freepik/Pressfoto via Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bagi kamu yang sedang mencari lowongan kerja dan memiliki pendidikan minimal S1, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia sedang membuka lowongan nih.

Salah satu syarat utamanya adalah bisa berbahasa Jepang dan bahasa Inggris dengan lancar dalam percakapan sehari-hari.

Kementerian Tenaga Kerja  mengumumkan lowongan yang dibuka oleh Kedutaan Besar Jepang  adalah sebagai Staf Lokal.

Baca Juga: Lowongan Kerja untuk S1-S2 Dibuka Bank Mandiri Taspen, Ini Syarat dan Posisinya

Untuk diketahui batas waktu paling lambat pendaftaran adalah Selasa, 28 Desember 20211 mendatang. 

Bagi yang tertarik dengan lowongan kerja ini maka bisa membuka laman https://id.emb-japan.go.jp/lw_acc2021.html

Ini Syarat Staf Lokal yang Dibutuhkan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia

  • Pekerjaan

Melakukan tugas-tugas Akunting dan sekretaris.

  • Persyaratan
  1. Berkebangsaan Indonesia, atau berkebangsaan Jepang yang suami/ istrinya berkebangsaan Indonesia.
  2. Minimal lulusan universitas (S1)
  3. Lancar dan mampu bekerja dengan bahasa Jepang
  4. Dapat berbahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari
  5. Mahir menggunakan komputer (Word, Excel)
  6. Kondisi sehat Jasmani dan Rohani
  • Dokumen yang dibutuhkan
  1. Riwayat Hidup/ CV (dalam Bahasa Jepang)
  2. Pas Foto berwarna terbaru ukuran 3x4 cm (2 lembar)
  3. Fotokopi ijasah terakhir dan daftar nilai serta fotokopi KTP
  4. Surat Keterangan Catatan Kelakuan Baik (SKCK) dari Kepolisian
  5. Jika bukan Japanese native speaker, sertakan fotokopi sertifikat JLPT (Ujian Kemampuan Bahasa Jepang). Jika ada, fotokopi sertifikat kemampuan berbahasa Inggris.
  6. Alasan melamar pekerjaan yang ditulis dalam Bahasa Jepang

 

Penulis : Danang Suryo | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19