Kompas TV regional update corona

Pemkab Bantul Sediakan Dokter Spesialis untuk Percepat Target Vaksinasi, Ini Penjelasannya

Rabu, 8 Desember 2021 | 16:30 WIB
pemkab-bantul-sediakan-dokter-spesialis-untuk-percepat-target-vaksinasi-ini-penjelasannya
PT Kalbe Farma Tbk bekerjasama dengan Kompas Gramedia menggelar Sentra Vaksinasi Covid-19 dosis ke-2 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bantul, Kabupaten Bantul, DIY, Sabtu (9/10/2021). (Sumber: Dok. Istimewa)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Masih ada 15 persen warga Bantul yang belum tervaksin Covid-19. Pemkab Bantul tidak berdiam diri dan berupaya melakukan percepatan vaksinasi untuk 15 persen warga.

Menurut Sekda Bantul Helmi Jamharis, Pemkab Bantul menerbitkan peraturan bupati yang mengatur syarat hanya warga yang sudah vaksin yang bisa mengakses layanan di kecamatan dan desa. Hal ini dilakukan untuk mempercepat target vaksinasi yang tersisa 15 persen.

Dalam minggu ini, ia akan berkoordinasi untuk menyusun peraturan bupati itu. Ia menekankan tidak hanya aturan yang diberlakukan, akan tetapi sisi layanan kesehatan ke masyarakat juga ditingkatkan.

Baca Juga: Pemkab Bantul Bikin Tes Swab PCR Acak di Sekolah, Puluhan Orang Positif Covid-19

"Seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Bantul sebanyak 27 puskesmas akan membuka poli khusus untuk pelaksanaan vaksin," ujarnya, Rabu (8/12/2021).

Tidak hanya itu, Pemkab Bantul juga menyediakan dokter spesialis untuk memeriksa warga yang enggan divaksin karena alasan memiliki komorbid. Dokter spesialis itu akan memeriksa kondisi warga tersebut.

Untuk yang pertama kali, Dinas Kesehatan Bantul akan melakukan sampling di wilayah Kapanewon Bambanglipuro untuk door to door ke rumah warga yang belum tervaksin karena memiliki komorbid.

Ia berharap seluruh masyarakat Bantul bisa tervaksin 100 persen pada akhir tahun ini. Apabila ada warga yang tidak bisa tervaksin, maka mereka adalah warga yang bernar-benar tidak memenuhi syarat untuk menerima vaksin.

Baca Juga: Pemkab Bantul: Guru yang Positif Covid-19 dan Masih Nekat Mengajar Bakal Kena Sanksi

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul mencatat vaksinasi dosis pertama baru mencapai 84,85 persen, sementara dosis kedua 76 persen. Stok vaksin untuk 15 persen warga yang belum tervaksinasi juga masih terpenuhi.

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19