Kompas TV internasional kompas dunia

Dari Problem Dana hingga Geng Bersenjata: Alasan Nigeria Sulit Rampungkan Program Vaksinasi

Selasa, 7 Desember 2021 | 20:35 WIB
dari-problem-dana-hingga-geng-bersenjata-alasan-nigeria-sulit-rampungkan-program-vaksinasi
Yunusa Bawa mengantarkan kotak vaksin melewati jalan terjal di perdesaan Nigeria, Senin (6/11/2021). Ambisi vaksinasi Nigeria terhambat berbagai hal, mulai dari keterbatasan dana dan kekerasan geng bersenjata. (Sumber: Gbemiga Olamikan/Associated Press)

KUJE, KOMPAS.TV - Nigeria berambisi memvaksinasi 55 juta dari total populasi 206 juta dua bulan ke depan. Namun, berbagai keterbatasan membuat program vaksinasi terhadap Covid-19 di negara ini berjalan lambat.

Terdapat banyak hal yang menghambat kelancaran program vaksinasi Nigeria. Di antaranya adalah keterbatasan dana, sulitnya akses, minimnya informasi, serta gangguan geng bersenjata.

Di tengah dan barat laut Nigeria, distribusi vaksin terganggu oleh kekerasan kelompok bersenjata. Milisi telah membunuh ratusan orang tahun ini dan menculik ribuan lainnya, meminta uang tebusan.

Sementara di daerah yang tak terganggu kekerasan, distribusi vaksin terhalang akses transportasi dan pembayaran tenaga kesehatan yang mengirimkan vaksin.

Banyak tenaga kesehatan diminta bekerja hingga akhir pekan, tetapi nyaris tak mendapat bayaran.

Baca Juga: Baru Kembali dari Nigeria, Suami-Istri di Prancis Tak Idap Gejala Covid-19 saat Positif Omicron

Di pusat kesehatan Sabo, Kuje, sekitar 40 kilometer selatan Abuja, baru dua tenaga kesehatan yang sudah diberi kompensasi. Mereka mendapat 10.000 naira Nigeria atau sekitar 350.000 rupiah untuk tiga bulan.

“Mereka (pemerintah) tidak akan membayar uangnya hingga orang-orang selesai bekerja, dan tidak ada uang untuk bepergian dari satu titik ke titik lainnya,” kata Rilwanu Muhammad, pejabat pemerintah yang mengawasi vaksinasi di negara bagian Bauchi.

Yunusa Bawa, petugas yang tiap hari mengantarkan vaksin ke desa-desa, terpaksa menggunakan sumber daya pribadi. Ia menggunakan sepeda motor sendiri. Apabila dibayar, jumlahnya pun hampir tak cukup untuk memenuhi kebutuhan bensin.

Sehari-hari Bawa pergi ke desa-desa langsung ke rumah warga. Cara ini dianggap paling efektif agar warga bersedia divaksin.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19