Kompas TV internasional kompas dunia

Jawab Tudingan AS, China Klaim sebagai Negara Demokrasi Terbesar Dunia

Selasa, 7 Desember 2021 | 18:31 WIB
jawab-tudingan-as-china-klaim-sebagai-negara-demokrasi-terbesar-dunia
China mengeklaim negara mereka sebagai negara demokrasi terbesar di dunia dengan jumlah pemilih langsung paling banyak dibandingkan dengan negara-negara lain. (Sumber: France24 via AFP)

BEIJING, KOMPAS.TV - Pemerintah China mengeklaim negara mereka sebagai negara demokrasi terbesar di dunia dengan jumlah pemilih langsung paling banyak dibandingkan dengan negara-negara lain, seperti dilansir Antara, Selasa (7/12/2021).

Sebanyak 900 juta lebih warga diklaim berpartisipasi menggunakan hak pilih untuk memilih anggota kongres rakyat di tingkat kabupaten dan kota pada 2016 dan 2017, demikian pernyataan buku putih Demokrasi China.

Hampir 2,48 juta orang dipilih secara langsung untuk mewakili kabupaten dan kota di kongres rakyat. Saat ini partisipasi masyarakat dalam pemilihan telah mencapai 90 persen.

Buku putih berjudul "Keberhasilan Demokrasi" tersebut diterbitkan Kantor Informasi Dewan Pemerintahan China (SCIO) sejak Sabtu (4/12/2021).

Peluncuran buku putih tersebut tampak disengaja untuk mendahului pelaksanaan KTT Demokrasi yang digelar oleh Amerika Serikat pada Kamis (9/12/2021) hingga Jumat (10/12/2021).

Buku putih itu lebih menonjolkan kepemimpinan Partai Komunis China dalam proses demokrasi di negara berpenduduk 1,4 miliar jiwa itu.

Pemerintah China mengeklaim demokrasi mereka lebih luas, lebih tulen, dan lebih efektif daripada demokrasi Amerika Serikat.

Baca Juga: AS Merasa Terancam, Pengembangan Luar Angkasa China Ternyata Dua Kali Lebih Cepat dari Mereka

Presiden China Xi Jinping menyampaikan pidato utama untuk KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik APEC melalui video, dari Beijing pada Kamis, 11 November 2021. (Sumber: Xinhua via AP Photo)

Politikus Amerika Serikat mewakili kelompok kepentingan, tetapi di China, seluruh proses demokrasi menjamin perubahan kehidupan masyarakat, demikian Deputi Sekretaris Jenderal Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China Guo Zhenhua.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian menambahkan, demokrasi dibangun berdasarkan sejarah suatu negara dan diadaptasi dengan situasi masyarakat setempat.

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Straits Times



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19